India Beli 220 Unit Pertahanan Udara Skyashield

Angkatan Bersenjata India telah memulai proses pengadaan 220 unit sistem Next Generation Air Defense Gun (NGADG). Sesuai laporan, ini adalah tahap pertama senjata yang akan diperoleh untuk memenuhi kebutuhan segera dan kemudian lebih banyak unit akan diperoleh. Disebutkan akan ada perusahaan Publik BHEL India yang akan bekerjasama dengan Rheinmetall Jerman untuk membentuk perusahaan patungan untuk bertanggung jawab soal produksi sistem Skyshield secara lokal dibawah “Made in India”.

Rheinmetall Skyshield merupakan sistem pertahanan udara jarak pendek (SHORAD) segala cuaca yang dimaksudkan untuk menargetkan pesawat tempur dan rudal kecepatan rendah yang mengancam, serta untuk memenuhi peran C-RAM.

Skyshield memakai meriam revolver 35mm dengan kecepatan tembak hingga 1.000 amunisi/menit, dengan jarak tembak efektif sampai 4.000 meter.

Disebutkan nilai kesepakatan pembangunan 220 unit Skyshield antara Rheinmetall dan BHEL India lebih dari $1 Miliar (Rp14,4 Triliun).

Baca Juga:  Arab Saudi Dapat Lisensi Produksi Senapan Kalashnikov Dari Rusia

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan