India Pilih Memperbanyak Kapal Selam Nuklir Daripada Kapal Induk

Times of India melaporkan bahwa Angkatan Laut India telah mengumumkan niatnya untuk memprioritaskan pengembangan dan pembangunan kekuatan enam kapal selam serang bertenaga nuklir, atau SSN, sebelum membangun kapal induk ketiga yang lebih besar. Pesanan awal tiga kapal selam dapat mulai beroperasi pada tahun 2032.

Program SSN India tersebut, diperkirakan akan menelan $12 Miliar (Rp175,2 Triliun) atau $2 Miliar per kapal selam, dikatakan kapal selam bertenaga nuklir India dapat mengubah keseimbangan kekuatan di Samudra Hindia, mengimbangi Tiongkok yang meningkat di wilayah tersebutñ.

Saat ini, India sedang menyewa kedua kapal selam serang kelas Akula bertenaga nuklir dari Rusia, dan pada 2019 menandatangani kesepakatan senilai $3 Miliar (Rp43,8 Triliun) untuk sewa ketiga kalinya yang akan dimulai pada 2025.

Penyewaan kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir ini memberikan dampak positif bagi india untuk penjagaan teritorial India dalam waktu sangat lama, dengan tenaga nuklir memungkinkan kapal selam untuk tetap berada di bawah air tanpa batas waktu dan melintasi jarak jauh tanpa harus mengekspos diri mereka sendiri dengan muncul ke permukaan atau snorkeling. Namun, tantangan besar bagi India untuk membangun kapal selam nuklir sangat besar, terutama pada kemampuam siluman, reaktor nuklir hingga kekuatan lambung kapal.

Baca Juga:  Letjen Rick Burr KSAD Australia, Kunjungi Markas Kopassus Bahas Kerja Sama Militer

Channel Militermeter

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan