Indonesia Batalkan Pesanan 3 Kapal Selam Dari Korea Selatan, Incar Kelas Kilo?

Media online berbahasa Prancis Latribune dan media Korea Selatan Mediapen (20/1/2020) melansir berita bahwa Pemerintah Indonesia telah membatalkan pesanan 3 kapal selam kelas Chang Bogo (CBG), ini adalah pesanan Batch 2 setelah sebelumnya 3 kapal selam kelas tersebut telah berlayar bersama TNI AL.

Pesanan batch pertama diteken kontrak pada tahun 2011 totalnya 3 unit kapal selam CBG senilai 1,1 Miliar USD, dalam kesepakatan tersebut Indonesia mendapat TOT berupa merakit kapal selam ketiga di PT PAL. Nah merasa lalu pada bulan April 2019 ditekan kontrak pembelian Batch 2 untuk 3 kapal selam yang sama senilai 1 Miliar USD.

Nah ternyata ketiga kapal selam CBG dioperasikan TNI AL punya keluhan pada baterai yang kecil. Kapal selam dirasa kurang bertenaga karena berbadan besar tapi tenaga listrik yang dipasok kecil.

Menteri Pertahanan (Menhan) periode 2014-2019 Ryamizard Ryacudu sudah melayangkan protes ke pihak Korea Selatan. Tapi kayaknya menhan yang baru, Prabowo Subianto, mengambil langkah tegas, batalkan!.

Saat ini Prabowo sedang keliling Eropa. Setelah mengunjungi Turki dan Perancis sedang bertolak menuju Rusia. Sejak awal kunjunganya selalu menengok proyek Kapal Selam.

Patut ditunggu apa Kapal Selam penggantinya: kapal selam Scorpene dari Prancis atau kapal selam U214 buatan Turki dan Jerman atau Kapal Selam kelas Kilo buatan Rusia.

Baca Juga:  Kantor Atase Pertahanan Indonesia di Singapura Tutup Pendidikan Reguler Seskoad 2020 Secara Live Streaming