Inggris Naikkan Anggaran Militer Dua Kali Lipat

Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace, mengatakan pengeluaran militer akan berlipat ganda dari level saat ini menjadi £100 miliar pada tahun 2030 sebagai akibat dari komitmen Liz Truss untuk meningkatkan anggaran angkatan bersenjata menjadi 3% dari PDB.

Menteri tersebut mengatakan dalam sebuah wawancara surat kabar hari Minggu bahwa militer “benar-benar akan tumbuh” untuk pertama kalinya sejak berakhirnya perang dingin – meskipun dia tidak secara khusus berkomitmen untuk membalikkan rencana pemotongan jumlah tentara.

Ben Wallace mengatakan militer Inggris akan tumbuh pesat untuk pertama kalinya sejak berakhirnya perang dingin dengan kenaikan anggaran Angkatan Bersenjata. Menteri pertahanan Inggris, Ben Wallace, mengatakan pengeluaran militer akan berlipat ganda dari level saat ini mencapai £100 Miliar (Rp1.640,97 Triliun) pada tahun 2030, ini adalah bentuk komitmen Perdana Menteri Liz Truss untuk meningkatkan anggaran angkatan bersenjata menjadi 3% dari PDB.

Truss telah berjanji selama kampanye kepemimpinannya untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan dari 2,1% dari PDB menjadi 3% pada tahun 2030, jauh di atas komitmen yang dibuat oleh Boris Johnson pada bulan Juni untuk meningkatkannya menjadi 2,5% pada akhir dekade nanti. Saat ini anggaran pertahanan Inggris berada di kisaran £48 Miliar (Rp787,6 Triliun), tentunya dalam delapan tahun kedepan meningkat ke £100 Miliar merupakan peningkatan sangat besar dan penting bagi Angkatan Bersenjata.

Baca Juga:  Taiwan Ingin Upgrade Pesawat Tempur F-CK-1 Ching-kuo

Wallace juga membuka peluang pertumbuhan jumlah militer Inggris dengan meningkatkan ekspansi ke bidang perang anti-drone, intelijen dan artileri.