Italia Embargo Permanen Arab Saudi dan Uni Emirat Arab

Akibat perang di Yaman yang tidak berkesudahan, Italia akhirnya menjatuhkan embargo permanen pada Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, dua negara yang berkoalisi dalam perang di Yaman melawan pemberontak Houthi.

Sebelumnya, Italia telah menjatuhkan embargo sementara selama 18 bulan dan kini menjadi embargo permanen. Embargo itu diumumkan oleh Menlu Italia Luigi Di Maio pada Jumat minggu lalu.

Dengan ini pemerntah Italia telah mencabut semua izin ekspor rudal dan bom untuk pesawat tempur Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Menurut menlu Italia, keputusan tersebut merupakan komitmen Italia dalam menghormati Hak Azasi Manusia. Terutama simpati mendalam pada rakyat Yaman yang menjadi korban dari perang tersebut.

Menurut The Italian Peace and Disarmament Network, sebuah aliansi berbagai organisasi yang menentang ekspor senjata Italia, keputusan embargo ini akan menghentikan pengiriman sedikitanya 12700 bom berbagai jenis ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Embargo ini disebut bisa mengakhiri kemungkinan penggunaan senjata buatan Italia yang menimbulkan korban jiwa di kalangan warga sipil serta kerusakan berbbagai fasilitas sipil yang akan memperburuk krisis kemanusiaan di Yaman.

Perang di Yaman merupakan konflik yang sifatnya ‘proxy war’ antara Arab Saudi dan Iran yang telah menyebabkan krisis kemanusiaan dimana 80% penduduk Yaman hidup mengandalkan bantuan kemanusiaan.

Berdasarkan data tahun 2019, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab berada di urutan ke-10 dan 11 sebagai negara terbesar pengguna senjata buatan Italia. Nilai ekspor senjata Italia ke Arab Saudi mencapai 128 juta USD sedangkan ke Uni Emirat Arab senilai 109 juta USD.

Baca Juga:  Tolak Gencatan Senjata, Suasana Di Israel Malah Di Ambang Perang Saudara Antara Warganya Sendiri

Embargo Italia ini akan langsung berdampak pada kontrak penjualan 20.000 rudal dengan nilai lebih dari 400 juta Euro yang berlaku sejak 2016.

Source : Defence Tallk, Daily Sabah

Channel Militermeter

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan