Kapal Induk Pertama Jepang Sejak PD II Mulai Latihan

Pada tanggal 30 September 2021, Kementrian Pertahanan Jepang memberitakan bahwa F-35B Lightning II milik Marinir AS (USMC) akan melaksanakan rangkaian uji coba dari multi-purpose operation di atas kapal induk helikopter yang dimodifikasi jadi kapal induk pesawat, JS Izumo, latihan dilaksanakan antara tanggal 3-7 Oktober.

Uji coba operasi yang akan dilakukan adalah uji lepas landas serta pendaratan dengan tujuan memastikan bahwa modifikasi yang sebelumnya telah dijalani JS Izumo sudah memadai.

F-35B milik USMC yang akan berpartisipasi dalam uji coba operasi ini bertempat di Pamgkalan AS di Iwakuni Jepang. Satuan yang akan ambil bagian belum diketahui, namun kemungkinan besar adalah Marine Fighter Attack Squadron (VMFA) 121.

Pada tanggal 30 September, JS Izumo diketahui sudah berlabuh di Iwakuni. Dokumentasi yang beredar di Twitter dari account @iwakuni_state menunjukkan F-35B bersiap untuk mendarat di landasan yang berada di samping kapal tersebut.

Pada bulan Juni 2020 lalu, JS Izumo telah menjalani proses refurbishment di galangan kapal Isogo Works, Yokohama, agar dapat mengoperasikan F-35B Lightning II. Modifikasi yang sejauh ini telah diterapkan di antaranya adalah perkuatan dek untuk menahan panas gas buang, penghilangan CIWS, serta pemberian deck marking baru. Modifikasi yang akan dilanjutkan ke depannya mencakup penambahan sistem Joint Precision Approach and Landing System (JPALS), perubahan bentuk flight deck dari trapesium menjadi persegi, serta perubahan konfigurasi ruang internal dengan perkiraan penyelesaian di tahun 2026.

Baca Juga:  Rusia Kembangkan Sistem Penangkal Serangan Rudal Anti-Tank

Jepang sendiri telah resmi memilih untuk mengakuisisi F-35B Lightning II pada bulan Agustus 2019 lalu, untuk memperkuat pertahanan di kawasan selatannya. Keinginan Jepang direstui oleh AS dengan rilis Defense Security Cooperation Agency (DSCA) bulan Juli 2020, yang mengumumkan restu penjualan 42 F-35B Lightning II. Delapan unit F-35B direncanakan akan dikirim ke Nyutabaru AFB, Miyazaki, pada tahun fiskal 2024.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan