Kapal Induk Shtorm Rusia Akan Dilegkapi Sistem Hanud S-500

Menurut beberapa narasumber, kapal induk Rusia Project 23000E Shtorm, yang direncanakan untuk memasuki kedinasan Angkatan Laut Rusia dalam dekade mendatang, akan dilengkapi dengan sistem rudal pertahanan udara S-500 Prometheus.

Project 23000E atau Shtorm adalah usulan untuk supercarrier yang dirancang oleh Krylov State Research Center untuk Angkatan Laut Rusia. Biaya versi ekspor mencapai lebih dari US $ 5,5 miliar, dengan pengembangan diperkirakan akan memakan waktu sepuluh tahun.

Project 23000E Shtorm sekitar 50% lebih besar dari Admiral Kuznetsov, dan akan berbobot 90.000 ton. Panjangnya 1.128 kaki (343,81 m), yang hampir sama dengan Kelas Nimitz Angkatan Laut AS. Di sisi lain, kapal akan memiliki layout twin-island yang mirip dengan Kelas Queen Elizabeth Inggris.

Project 23000E Shtorm akan membawa tujuh puluh hingga sembilan puluh pesawat, termasuk pesawat tempur, jet penyerang, airborne early warning, electronic warfare, dan pesawat pengintai. Kapal juga akan membawa setidaknya selusin helikopter anti-kapal selam dan helikopter angkut. Desain kapal induk tersebut secara hipotetis akan memiliki close-in weapons system, senjata anti-kapal selam, rudal, dan decoy torpedo.

S-500 Prometey yang juga dikenal sebagai 55R6M “Triumfator-M”, adalah sistem rudal anti-balistik darat-ke-udara Rusia yang sedang dikembangkan oleh Almaz-Antey Air Defence Concern. Awalnya direncanakan akan berproduksi pada 2014, namun saat ini ditargetkan pada tahun 2021 untuk pengiriman pertamanya.

Baca Juga:  Sukhoi Su-34 Terbaru Mulai Mengisi Arsenal Rusia

Prometheus S-500 diperkirakan memiliki jangkauan hingga 600 km (peningkatan 200 km dari S-400) dan secara bersamaan mampu menghadapi hingga 10 sasaran. Jangkauan radar juga lebih jauh dari S-400 dan sistem akan berpotensi menghancurkan sasaran hipersonik dan balistik dengan rudal interseptor yang beroperasi di ketinggian lebih tinggi dari 185 km.

S-500 bukan hanya sistem pertahanan udara dan rudal konvensional, tetapi juga senjata yang mampu menghancurkan satelit orbit rendah dan senjata luncur luar angkasa dari pesawat hipersonik, shock hypersonic UAV, dan platform orbital.

Sumber : navyrecognition.com via TSM

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan