Kapal Siluman KRI Golok Penerus KRI Klewang Siap Diluncurkan, Senjata Dipasok China Bukan Swedia Lagi

KRI Klewang-625 adalah kapal perang trimaran berteknologi tercanggih yang pernah dipesan TNI AL dan terbakar lalu tenggelan di Banyuwangi pada Oktober 2012. Kapal tersebut buatan PT. Lundin, Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia.

Tidak putus asa, TNI AL tetap kembali memesain kapal sejenis dengan teknologi yang lebih canggih, yang diberi nama KRI Golok. Kabar gembiranya, dalam surat yang bocor ke publik yang ditandatangai pada 10 Agustus 2021, ada kesepakatan antara Pemda Banyuwangi dan PT Lundin Industry Invest tentang persiapan peluncuran KCR (Kapal Cepat Rudal) Trimaran di Pantai Cacalan.

Dalam foto-foto yang telah tersebar di sosial media, tampak KRI Golok memakai nomer lambung 688. Dari segi desain hampir tidak ada perbedaan yang kentara antara KRI Klewang 625 dan KRI Golok 688.

Namun dari segi radar dan sensor ada perbedaan besar. Pada KRI Klewang 625 pemasok utama sistem elektronika adalah SAAB asal Swedia.

Daftar sistem dan senjata yang dipasok SAAB untuk KRI Klewang:
1. Sea Giraffe 1X 3D compact radar
2. Combat management systems (CMS) 9LV MK4
3. Sistem pengendali tembakan CEROS 200
4. Rudal anti kapal RBS-15.
5. Meriam Bofors 40MK4 buatan Bofoers BAE Systems

Sedangkan KRI Golok, sistem avionik dan senjatanya dipasok dua perusahaan asal China, CSIC dan CPMIEC. Untuk rudal juga memakai buatan China, yaitu rudal C-705

Baca Juga:  Danlanud Iswahjudi Berharap Pesawat Su-35 Datang Tahun Depan

Spesifikasi dasar KRI Golok 688
– Panjang 62,53 meter, lebar 16 meter dan tinggi 18,7 meter (top of the mast structure).
– Mesin 4 unit mesin MAN yang kekuatan 1800 hp, ditambah auxilliary engines yang terdiri dari 3 unit generator Caterpillar C4.
– Kecepatan maksimal 30 knots, jelajahnya 16 knots.
– Kapasitas BBM 50.000 liter
– Kapasitas air bersih 5.000 liter
– Bobot mati 53 Ton.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan