Kelas Dreadnought, Kapal Selam Nuklir Baru Milik Inggris

Kelas Dreadnought merupakan kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir yang akan menggantikan kelas Vanguard di masa depan, sama seperti pendahulunya dimana Dreadnought tetap akan membawa rudal balistik Trident II D5.

Rencananya pembangunan kelas Dreadnought Royal Navy akan sebanyak empat unit dengan HMS Dreadnought sebagai lead ship, kemudian ada HMS Valiant, HMS Warsably dan HMS King George IV untuk nama keempat kapal tersebut. Perencanaan pembangunan kelas Dreadnought di mulai pada tahun 2011, yang dimana dikatakan kapal selam kelas Vanguard Royal Navy dirancang untuk memiliki masa pakai 25 tahun sejak 1990an.

Konstruksi dimulai pada akhir 2016 di galangan kapal Barrow-in-Furness yang dioperasikan oleh BAE Systems Maritime-Submarines, kapal selam pertama untuk sementara diharapkan mulai beroperasi pada tahun 2028 dan awal konstruksi tahap kedua diumumkan pada Mei 2018.

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan pada Desember 2018 bahwa pembangunan kapal selam pertama sesuai jadwal dan sesuai anggaran, dimana disebutkan kelas Dreadnought akan memiliki lifetime selama 35-40 tahun.

Kelas Dreadnought memiliki biaya sekitar £7,75 Miliar (Rp155,8 Triliun) per unit atau sekitar £31 Miliar (Rp623,2 Triliun) untuk keempat kapal.

Kelas Dreadnought akan memiliki bobot 17.200 ton dengan ukuran panjang 153 meter, ditenagai dengan reaktor nuklir Rolls-Royce PWR3 terbaru. Dipersenjatai dengan 4 torpedo tubes 533mm heavyweight Spearfish, dengan 12 ballistic silo untuk Trident II D5 SLBM.

Baca Juga:  Korea Utara Putus Hubungan Dengan Malaysia

.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan