Korea Utara Uji Coba Rudal Hipersonik

Korea Utara meluncurkan sebuah rudal jarak pendek ke Laut Timur pada 28 September kemarin, kata Kepala Staff Gabungan Korea Selatan. Hanya beberapa hari setelah Pyongyang menawarkan prospek pertemuan tingkat tinggi antar-Korea jika Korea Selatan tidak menerapkan “standar ganda.”

Rudal tersebut di tembakkan dari provinsi Mupyong-ri Jagang menuju arah timur pada sekitar pukul 6.40 pagi waktu setempat, kata Kepala Staff Gabungan Korea Selatan. Ia menambahkan bahwa otoritas intelijen AS dan Korea Selatan sedang menganalisa peluncuran tersebut untuk informasi tambahan.

Jenis rudal yang diluncurkan sendiri masih belum diketahui apakah rudal balistik atau bukan dan detail seperti jarak dan ketinggian pun belum di umumkan. Beberapa sumber meningkatkan kemungkinan bahwa rudal yang diluncurkan membawa HGV (Hypersonic Glide Vehicle) atau tipe senjata baru mengingat lintasannya yang unik dan fitur lainnya.

Peluncuran ini dilakukan tiga hari setelah Kim Yo Jong menyatakan bahwa Pyongyang bisa mendaklarasikan akhir dari perang Korea secara formal dan bahkan mendiskusikan kemungkinan diadakannya sebuah pertemuan tingkat tinggi dengan syarat Seoul harus berhenti bersikap “standar ganda” dan sikap bermusuhan terhadap Korea Utara.

Korea Utara telah lama menuduh Korea Selatan dan Amerika Serikat melakukan standar ganda, mengklaim bahwa tidak masuk akal bagi mereka untuk mengecam peluncuran rudal Korea Utara dan uji coba senjata lainnya sebagai “provokasi” yang dilarang ketika mereka bebas untuk melakukan tes semacam itu.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan