KRI Teluk Jakarta 541 Tenggelam di Dekat Pulau Kangean Madura

KRI Teluk Jakarta-541 karam di perairan arah timur laut Pulau Kangean. KRI karam karena mengalami kebocoran.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Mohamad Zaenal menyebut peristiwa ini terjadi pada hari ini sekitar pukul 09.00 WIB. Zaenal mengatakan saat itu tinggi gelombang laut di lokasi mencapai 2,5 hingga 4 meter.

KRI tersebut tengah melakukan operasi dukungan laut pergeseran logistik ke wilayah timur.

KRI Teluk Jakarta (541) merupakan kapal kesebelas dari kapal perang jenis kapal pendarat kelas Teluk Gilimanuk milik TNI AL. Dinamai menurut nama sebuah teluk di Jakarta. KRI Teluk Jakarta dibangun oleh VEB Peenewerft, Wolgast, Jerman Timur pada tahun 1979 untuk Angkatan Laut Jerman Timur dengan nomor lambung 615.

“KRI Teluk Jakarta-541 yang sedang melaksanakan operasi dukungan laut pergeseran logistik ke wilayah timur, mengalami kebocoran yang mengakibatkan tenggelam pada kedalaman sekitar 90 meter di perairan timur laut Pulau Kangean,” kata Zaenal dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/7/2020).

Zaenal mengatakan seluruh ABK yang berjumlah 55 orang dinyatakan selamat. Seluruh ABK itu rencananya akan dievakuasi ke Surabaya.

“Seluruh ABK sejumlah 55 orang dalam keadaan selamat. 54 ABK diselamatkan oleh KM Tanto Sejahtera yang sedang berlayar di posisi 5 NM dari lokasi kejadian, 1 ABK ditolong oleh KM Dobonsolo,” ucap Zaenal.

“Saat ini KRI RE Martadinata sedang berada di posisi KM Tanto Sejahtera, menunggu cuaca baik melaksanakan transfer ABK, untuk selanjutnya akan dibawa ke Surabaya,” tambahnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan