Lancarkan Serangan Balik, Pesawat Tempur Ukraina Merangsek Jauh Masuk Ke Rusia

Courtesy photo by Ukrainian Air Force

Sebuah pembom tipe Tu-22M rusak dalam serangan di pangkalan udara Ryazan-Dyagilevo Rusia. Dua Tu-95 juga dilaporkan rusak setelah pangkalan udara Engels-2 dihantam pada hari yang sama.

Ukraina telah melakukan serangkaian serangan udara jauh ke dalam wilayah Rusia, menargetkan pangkalan pembom strategis dan lapangan terbang militer.

Serangan tercatat di tiga lokasi ratusan kilometer di dalam Rusia pada tanggal 5 dan 6 Desember, mengakibatkan beberapa korban jiwa, serta pesawat dan fasilitas yang rusak.

Pangkalan udara Engels-2 dan Ryazan-Dyagilevo diserang dalam hitungan jam satu sama lain pada tanggal 5 Desember, dengan Bandara Kursk diserang pada tanggal 6 Desember. Engels-2 berjarak sekitar 600 km sebelah timur wilayah yang dikuasai Ukraina, dan rumah bagi pengebom Tupolev Tu-95 ‘Bear’ dan Tu-160 ‘Blackjack’, sementara Ryazan-Dyagilevo berjarak sekitar 500 km sebelah timur wilayah yang dikuasai Ukraina, dan rumah bagi Tupolev Pembom Tu-22M ‘Backfire’ dan pesawat pengisian bahan bakar udara Ilyushin Il-78 ‘Midas’. Bandara Kursk berjarak sekitar 250 km sebelah timur wilayah yang dikuasai Ukraina, tanpa pesawat militer yang ditempatkan secara permanen di sana.

Keberhasilan jet-jet tempur Ukraina yang didominasi Su27 ini menjadi pertanda bahwa benar isu yang selama ini beredar, yaitu sistem pertahanan udara Rusia telah kehabisan amunisi rudal. Sehingga mudah diterobos pesawat-pesawat tempur ukraina yang tidak memilik jamming system sekalipun.