Mantan PM Afghanistan: Semua Kelompok Etnis Dukung Pemerintahan Taliban

Mantan Perdana Menteri (PM) Afghanistan Gulbuddin Hekmatyar, menjabat tahun 1993-1996, mengatakan pemerintahan masa depan di Afghanistan yang dipimpin Taliban akan mendapat dukungan dari semua kelompok etnis. Dia meyakini bahwa Taliban bisa membawa kedamaian di negaranya, padahal dulu dia digulingkan Taliban pada tahun 1996 saat menjabat PM.

“Pemerintah seperti itu dapat menghentikan pertumpahan darah lebih lanjut di Afghanistan dan mengarahkan negara yang dilanda perang keluar dari krisis saat ini,” ujar dia dalam wawancara dengan kantor berita negara Pakistan, APP.

Dia berharap pembicaraan formal antara semua kelompok politik, perwakilan etnis dan kelompok lainya bisa segera dimulai setelah penarikan penuh pasukan Amerika Serikat (AS) dan NATO dari Afghanistan, yang dijadwalkan pada 31 Agustus.

Selama akhir pekan, para pemimpin penting Taliban Afghanistan bertemu dengan tokoh penting di Afghanistan, baik yang pro maupun yang kontra dengan mereka. Tujuanya untuk rekonstruksi nasional dan mencegah aksi balas dendam dan meletusnya perang lagi.

Pihak Taliban juga telah bertemu mantan Presiden Hamid Karzai dan Abdullah Abdullah, mantan perunding perdamaian utama pemerintah Afghanistan.

“Orang-orang Afghanistan telah lelah dengan konflik dan pertempuran yang panjang, ingin membawa perdamaian dan stabilitas ke negara yang dilanda perang dan secara kolektif bekerja untuk rekonstruksi dan kemajuannya,” ujar Heklmatyar, menambahkan orang-orang Afghanistan bertekad maju secara kolektif.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan