Maroko Akuisisi 13 Drone Bayraktar Buatan Turki

Angkatan Bersenjata Kerajaan Maroko menandatangani kontrak akuisisi 13 wahana udara tempur tak berawak (UCAV) Bayraktar TB2 dan peralatan terkait dengan Turki.

Bayraktar TB2 adalah wahana udara tempur tak berawak (unmanned combat aerial vehicle – UCAV) medium altitude long endurance (MALE) Turki yang mampu dikendalikan dari jarak jauh atau operasi penerbangan otonom. UCAV tersebut diproduksi oleh perusahaan Baykar Turki terutama untuk Angkatan Udara Turki.

Sistemnya terdiri dari Bayraktar TB2 Armed/UAV Platform, Ground Control Station, Ground Data Terminal, Remote Display Terminal, Advanced Base with Generator dan Trailer module.

Bayraktar TB2 memiliki 4 hardpoint untuk rudal berpemandu laser, diantaranya kombinasi L-UMTAS (Sistem Rudal Anti Tank Jarak Jauh), amunisi berpemandu presisi MAM-L dan MAM-C, Roketsan Cirit (sistem Rudal 70 mm) dan Roket Pemandu Laser Tubitak-Sage Bozok.

Bayraktar TB2 mampu melakukan misi Intelligence, Surveillance and Reconnaissance (ISR) dan misi serangan bersenjata. Sebuah suite avionik onboard dengan sistem avionik rangkap tiga mencakup unit yang memungkinkan UCAV tersebut melakukan taxiing, lepas landas, pendaratan, dan terbang jelajah otonom sepenuhnya. TB2 telah membuktikan kemampuannya dengan lebih dari 300.000 jam operasional penerbangan. Sejak 2014, UCAV terus menjalankan misi dengan sukses di Angkatan Bersenjata, Gendarmerie, dan Kepolisian Nasional Turki. Saat ini, 160 unit Bayraktar telah berdinas pada negara Turki, Qatar, Ukraina dan Azerbaijan.

Baca Juga:  TOR-M2: Sistem Pertahanan Udara Rusia Denhan Mobilitas Tinggi

Harga total pembelian Maroko diperkirakan sekitar $ 65 juta. Pengiriman drone tempur tersebu dijadwalkan akan dimulai dalam satu tahun kedepan.
Sumber : airrecognition.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan