Menkeu Setujui Hutang Luar Negeri Untuk Pembelian Pesawat Bagi TNI AU

Kementerian Keuangan Indonesia (Kemenkeu) telah memberikan persetujuan untuk mendapatkan pinjaman luar negeri hingga $3,9 Miliar (Rp61,1 Triliun) untuk membiayai tiga proposal meningkatkan kemampuan tempur Angkatan Udara Indonesia (TNI-AU).

Ini termasuk untuk pembiayaan pembelian pesawat tempur bekas multiperan bermesin tunggal Mirage 2000-5EDA/DDA dari Qatar dan pembelian batch kedua untuk unit ke 12-18 pesawat tempur Dassault Rafale Prancis. Kementerian Pertahanan Indonesia (MoD) menandatangani perjanjian dengan Dassault pada Februari 2022 untuk mendapatkan total 42 Rafale, dimana batch pertama sebanyak 6 unit pesawat Rafale sudah terbayarkan dengan dana yang bersumber dari pemberi pinjaman asing juga.

Namun, dilansir Republika yang memawancara salah satu pejabat MoD Indonesia mengatakan uang pinjaman $3,9 Miliar itu hanya untuk membiayai pesawat batch kedua Dassault Rafale saja, adapun pembiayaan terkait rencana pembelian F-15EX dari Amerika Serikat belum dibahas.

Baca Juga:  Polandia Tawarkan Kerjasama Alutsista