Menlu Rusia: Ada 6 Pesawat F-35 Ikut Andil Dalam Jatuhnya Pesawat Ukraina Airlines

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov membuat pernyataan bahwa jatuhnya pesawat Ukraina Airlines Flight 752 yang ditembak Iran, juga ada ulah andil Amerika Serikat pada kejadian tersebut.

“setidaknya ada enam pesawat tempur F 35 milik AS yang teridentifikasi berada di perbatasan Iran saat kejadian tersebut. Informasi ini belum diverifikasi keabsahannya, tetapi saya ingin menggarisbawahi bahwa ada pihak asing yang bisa turut campur dalam tragedi ini” ungkap Sergei Lavrov seperti dilansir Defence Blog (20/01/2020).

Enam pesawat F-35 milik AS itu membuat Iran untuk segera menyiagakan rudal pertahanan udara tanpa sempat memberikan peringatan pada penerbangan sipil.

Pesawat-pesawat F-35 tersebut telah berada di perbatasan Iran sesaat setelah serangan rudal Iran ke pangkalan AS dilancarkan.

“Ada informasi bahwa Iran akan menghadapi serangan balasan dari Amerika Serikat setelah serangan itu (pangkalan Irak) tetapi tidak tahu bagaimana bentuknya,” kata Lavrov. Opini yang diwacanakan oleh Lavrov tersebut secara tidak langsung menunjuk AS juga harus bertanggung jawab atas jatuhnya Ukraina Airlines Flight 752

Padahal sebagaimana yang telah tersebar di masyarakat pesawat tersebut ditembak jatuh sistem hanud Tor M1 (NATO : SA 5 Gauntlet) buatan Rusia pada 8 Januari 2020 lalu dan menewaskan semua 176 penumpang dan awak pesawat. Iran awalnya membantah terlibat tetapi kemudian mengakui bahwa pesawat itu dijatuhkan oleh sistem hanud yang ditembakan karena kesalahan manusia

Baca Juga:  Maroko Pembeli Senjata Amerika Serikat Terbesar di Afrika Utara

Pernyataan tersebut juga diperkuat dengan pernyataan Pejabat Militer Iran yang mengatakan bahwa Ukraina Airlines Flight 752 terbang terlalu dekat dengan situs militer yang sensitif dan diidentifikasi sebagai ancaman