Meriam Howitzer PCL-181 Mulai Aktif Berdinas di AD China

Meriam Howitzer swa-gerak terbaru buatan China, PCL-181 atau SH-15 untuk versi ekspor, dilaporkan oleh armyrecognition.com telah mulai masuk kedinasan militer Komando Wilayah Timur Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA), pada hari Kamis lalu (30/04).

Wilayah Timur sendiri berhadapan langsung dengan Taiwan, musuh bebuyutan China.

Meriam howitzer swa-gerak ini berkaliber 155mm dan digendong di atas kendaraan 6×6. Kali pertama tampil ke publik pada parade militer Hari Nasional China pada 1 Oktober 2019, di Beijing.

PCL-181 juga pernah terlibat dalam latihan militer di daerah dataran tinggi di Daerah Otonomi Tibet pada bulan Januari lalu.

Dalam berita yang dilansir China Central Television (CCTV) pada hari Rabu (29/04) ada 18 howitzer PCL-181 yang telah aktif bertugas.

Howitzer swa-gerak PCL-181 atau SH-15 155mm beratnya hanya 25 ton, membuatnya jauh lebih ringan dan lebih cepat dan dengan daya tahan lebih lama daripada howitzer swa-gerak yang menggunakan roda rantai yangn beratnya lebih dari 40 ton, laporan CCTV, howitzer itu juga dapat mencapai target pada jarak yang lebih jauh dengan peningkatan daya tembak.

Data ini berarti PCL-181 tidak hanya memiliki mobilitas tinggi, tetapi juga dapat diangkut dengan pesawat angkut besar seperti Y-20 buatan dalam negeri Tiongkok, yang memiliki kapasitas kargo lebih dari 60 ton. Satu Y-20 kemungkinan dapat membawa dua PCL-181.

Baca Juga:  Amerika Serikat Jatuhkan Bom Terbesar MOAB di Afghanistan

Kendaraan itu dapat menampung enam anggota regu artileri. Kabin dilengkapi dengan panel kontrol digital, yang memungkinkan pengerahan meriam artileri dengan menekan tombol, kalibrasi meriam secara otomatis, dan pengisian ulang amunisi semi otomatis.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan