Mesir Beli Lagi 30 Jet Tempur Rafale, Total Punya 54 Unit

Mesir kembali membeli tambahan pesawat 30 jet tempur Rafale. Kesepakatakan dengan Prancis ini diumumkan langsung oleh juru bicara Angkatan Bersenjata Mesir Tamer al-Refai di Twitter. Nilai pembelian ini sekitar $ 4,5 miliar.

Sebelumnya pada Februari 2016, Mesir telah membeli sebanyak 24 jet tempur Rafale. Semua pesawat itu telah diterima Mesir pada Desember 2018. Tambahan pesanan sebanyak 30 unit tersebut akan menambah armada Rafale AU Mesir menjadi 54 pesawat. Menjadikan negara itu jadi pengguna Rafale terbanyak selain Perancis. Dua jet Tempur Multirole Rafale Diserahkan ke Mesir

Selain perjanjian Rafale, perjanjian yang disepakati antara kedua negara juga menyangkut dua kontrak lain dengan konsorsium manufaktur rudal yang berbasis di Prancis MBDA dan perusahaan avionik Safran Electronics & Defense, dengan total nilai € 200 juta ($ 240,8 juta). Kontrak ini menggambarkan sifat strategis kemitraan yang dipertahankan Prancis dengan Mesir, sementara kedua negara berkomitmen tegas untuk memerangi terorisme dan bekerja untuk stabilitas di lingkungan regional mereka.

Pesawat pertama tambahan akan dikirim tiga tahun setelah berlakunya kontrak itu. Kontrak tersebut akan menghasilkan total setara dengan 7.000 pekerjaan di Prancis selama tiga tahun.

Rafale telah dipasarkan untuk ekspor ke beberapa negara dan dipilih oleh Angkatan Udara India, Angkatan Udara Mesir, dan Angkatan Udara Qatar. Rafale telah digunakan dalam pertempuran di Afghanistan, Libya, Mali, Irak dan Suriah.

Baca Juga:  Amerika Rahasiakan Laporan Serangan Udara Ke Afghanistan Selama Proses Perdamaian Dengan Taliban
Foto : Julien Chierici

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan