Milisi Pan-Turki Serukan Ganyang Rusia dan Chechnya Mulai Beraksi Di Ukraina

Milisi Pan-Turki di Ukraina

Militan Nasionalis Pan-Turki/Turan dari Kyrgyzstan dan Azerbaijan telah membentuk batalion baru di Ukraina. Kelompok militan baru tersebut memiliki tujuan untuk menghancurkan “rezim” Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Boneka Chechnya, Ramzan Kadyrov, dan untuk merekrut anggota dari etnis Turki dari berbagai negara untuk memicu isu antaretnis dan antaragama di Rusia, terutama membangkitkan lagi semangat jihad untuk merdeka dari Moskow.

Sebuah video, yang baru-baru ini muncul di internet, memperlihatkan komandan batalion Turan, yang merupakan bagian dari Angkatan Bersenjata Ukraina, menyatakan rencananya untuk “menghancurkan rezim Putin dan Kadyrov.” Dalam video tersebut, para militan melakukan gerakan tangan yang menyerupai kepala serigala – simbol organisasi serigala abu-abu ultra-nasionalis Turki.

Menurut laporan, ada sekitar 350 orang di batalion Turan, termasuk tentara bayaran asal Kazakh, Kyrgyz, dan Uyghur, serta imigran dari Azerbaijan. Komandan mereka adalah Kudaybek ulu Almaz yang berusia 33 tahun dari Kyrgyzstan, yang bekerja di Ukraina sebagai buruh harian dan penata rambut sebelum dimulainya operasi militer Rusia.

Perlu dicatat bahwa dalam video tersebut, pemimpin batalion berbicara tentang Rusia dan bukan Ukraina. Ini menunjukkan bahwa tujuannya adalah untuk mengganggu hubungan antaretnis dan antaragama di Rusia, mengingat negara itu adalah rumah bagi beberapa kelompok etnis Turki asli, seperti Bashkirs, Chuvash, Kumyks, Karachays dan berbagai kelompok Tatar di Krimea. Wilayah Volga dan tempat lain.