Ngeri Lihat Perang Ukraina, Jerman Aktifkan Lagi Wajib Militer?

Jerman sedang mempertimbangkan untuk mengembalikan program wajib militer nasional setelah perang Ukraina menunjukkan bahwa ‘perdamaian bukanlah hukum alam’.

Para pemimpin politik dari semua sisi telah mendukung diberlakukannya kembali wajib militer di militer Jerman, seminggu setelah Kanselir Olaf Scholz menjanjikan satu kali pengeluaran £85 miliar untuk meningkatkan kekuatan pasukan negara itu.

Dalam keputusan yang dipuji sebagai kebangkitan raksasa Eropa yang sedang tidur, Scholz juga berjanji untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan Jerman di atas 2 persen dari PDB pada tahun 2024, sejalan dengan persyaratan NATO untuk pertama kalinya.

Sekarang, para menteri berdebat mendukung pengenalan kembali layanan wajib, dengan Carsten Linnemann – wakil pemimpin CDU konservatif – mengatakan pada hari Minggu bahwa melakukan hal itu akan ‘sangat baik’ bagi Jerman dengan menyatukan orang.

“Apa yang kita saksikan saat ini adalah bahwa perdamaian bukanlah hukum alam,” kata Linnemann dalam sebuah wawancara dengan penyiar ZDF.

Dia juga mengatakan bahwa Jerman memiliki ‘terlalu banyak orang yang mementingkan diri mereka daripada kewajiban pada negara,’ dan bahwa wajib militer bisa ngatasi masalah ini.
.

Baca Juga:  Prajurit Amerika Dibekali Kartu Senjata Iran

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan