Nigeria Akan Jadi Pengguna Ketiga Pesawat JF-17 Thunder Pakistan-China

Nigeria akan jadi negara ketiga setelah Pakistan dan Myanmar yang akan memiliki pesawat tempur JF-17 Thunder. Diberitakan oleh Air Recognition (22/5/2020) Angkatan Udara Nigeria akan mendapatkan 3 unit jet tempur JF-17 Thunder pada November 2020, tahun ini.

Menurut KSAU Nigeria Sadique Abubakar selama empat setengah tahun ini Pemerintah Nigeria sedang giat-giatnya untuk melakukan pembelian alat persenjataan untuk militernya. Di matra udara selain mendapatkan jet tempur JF 17, Angkatan Udara juga akan segera mendapatkan 12 unit EMB 134 Super Tucano.

JF-17 Thunder atau FC-1 Xialong adalah pesawat tempur ringan multiperan bermesin tunggal yang dikembangkan bersama oleh Pakistan Aeronautical Complex (PAC) dan Chengdu Aircraft Corporation (CAC) China. jet tempur ini dirancang untuk menggantikan pesawat tempur A-5C, F-7P / PG, Mirage III, dan Mirage V di Angkatan Udara Pakistan.

Sebagai pesawat tempur multirole, JF-17 dapat melakoni berbagai misi termasuk pencegatan (interceptor), Serang darat, anti kapal dan intai udara bersenjata.

JF-17 dapat menggunakan berbagai persenjataan, termasuk rudal udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan, dan meriam otomatis 23-barel GSh-23-2 twin-barrel. Didukung oleh mesin Guizhou WS-13 atau Klimov RD-93 afterburning turbofan, jet ini memiliki kecepatan tertinggi Mach 1.8. di Angkatan Udara Pakistan JF 17 bahu-membahu dengan armada F 16 sebagai tulang punggung kekuatan udara Pakistan.

Saat ini Pakistan dan China sedang mengembangkan JF-17 Block 3 yang diharapkan teknologinya bisa mencapai setara 4,5G.

Baca Juga:  Gagal Beli F-35, Turki Incar Sukhoi Su-35

Yang unik, meskipun pesawat ini diproduksi juga di China, tapi AU China tidak memakainya. Pakistan memiliki 200 unit, Myanmar 10 dan Nigeria 3.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan