Operasi Barisha Raid Delta Force, Klaim Tewaskan Pemimpin ISIS Abu Bakar Al-Baghdadi

Pasukan khusus Angkatan Darat Amerika Serikat Special Force Operation Detachement (SFO-D) atau Delta Force mengklaim sukses membunuh pemimpin ISIS Abu Bakar Al-Baghdadi melalui operasi Barisha Raid.

Dalam misinya, pasukan khusus ini dibantu oleh unit khusus yaitu U.S. Army’s 160th Special Operations Aviation Regiment (160th SOAR) Night Stalker. Dalam operasi ini sayap penerbang pasukan khusus ini menyediakan setidaknya 8 helikopter berbagai jenis seperti MH 60 Blackhawk, MV 22 Osprey dan CH 47 Chinook.

Beberapa sumber asing juga memperkirakan darimana pasukan khusus AS itu berangkat beberapa sumber mengatakan rombongan tersebut berangkat dari pangkalan di Erbil Irak (wilayah otononi Kurdi) namun banyak juga yang berpendapat jika rombongan tersebut berangkat dari pangkalan AU Inggris (RAF) Alkotiri, Siprus.

Yang pasti penerbangan yang memakan waktu satu jam sepuluh menit ini sukses “melewati” radar Suriah ataupun Rusia. Delapan helikopter tersebut mendarat dengan selamat di Idlib bersama 60-80 anggota pasukan Khusus Delta untuk mengeksekusi Operasi Barisha Raid terhadap Abu Bakar Al Baghdadi.

Terkait dengan Rusia, Kementerian Pertahanan Rusia mengeluarkan pernyataan resmi melalui Jubir Kemhan Rusia Mayjen Igor Konanshenko “Kami tidak mempunyai informasi apapun tentang serangan AS di Idlib, radar kami tidak mendeteksi apapun dari pergerakan pesawat AS”

Namun pernyataan Rusia tersebut “secara halus” dibantah oleh AS, pasca penyergapan Presiden AS Donald Trump menyatakan AS berterima kasih kepada Rusia, Turki, Suriah, Irak dan Kurdi yang turut serta berkontribusi pada keberhasilan serangan itu.

Baca Juga:  Israel Jadi Negara Pertama Perang Menggunakan Pesawat F-35

Yang pasti, aksi ini semacam jawaban dari Delta Force kepada pasukan elit AL AS yaitu NAVY SEAL, bahwa mereka juga gak kalah hebat, walaupun kalah tenar.

NAVY SEAL sendiri sebelumnya menjadi aktor dalam Operasi Neptune Spears yang berhasil menewaskan pimpinan Al Qaeda Osama Bin Lade

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan