Otokar Akrep II, Kendaraan Intai Turki Dengan Meriam 90mm Bermesin Hibrid

Pada pameran IDEF 2021, Otokar Otobus Karoseri Sanayi AS perusahaan asal Turki bikin versi baru Akrep, kendaraan intai infanteri yang legendaris. Prototipe pertama diselesaikan pada Mei 1993 dan kendaraan pertama keluar dari jalur produksi pada Juni 1994. Versi baru dijadwalkan keluar 2023.

Akrep II menggabungkan teknologi otomotif terbaru, daya tembak tinggi dan perlindungan dalam siluet rendah. Kendaraan memiliki dinding baja yang lebih tahan tembakan.

Untuk mesin penggeraknya ada dua sumber (eletrik-diesel). Yang utama mesin bertenaga listrik agar lebih senyap dalam operasional. Namun juga ada mesin cadangan memakai diesel, jika kesulitan menemukan sumber listrik untuk ngeces.

Berukuran kecil dan berat yang ringan, hal itu berkontribusi terhadap kelincahan Akrep II yang bersiluet rendah. Kemampuan all wheel steering secara signifikan meningkatkan kemampuan manuver kendaraan roda empat tersebut. Berkat sistem suspensi independen dan kontrol torsi cepat, Akrep II dapat beroperasi dengan kemudahan yang sama pada semua kondisi medan yang menantang, apakah itu pasir lembut, lumpur yang dalam, dan salju. Kendaraan dapat membawa hingga 3 anggota awak (pengemudi, komandan dan penembak) dengan kecepatan maksimal 110 km/jam.

Sebagai kendaraan multi-peran yang cocok untuk berbagai jenis misi, Akrep II memiliki kemampuan untuk memberikan daya tembak yang efektif tanpa mengurangi kemampuan bertahan. Turret kaliber menengah hingga 90 mm dapat diintegrasikan. Kendaraan juga dapat dikonfigurasi sebagai platform senjata untuk reaksi cepat, misi pengawasan, keamanan lapis baja, atau misi pertahanan pangkalan.

Baca Juga:  AS Kerahkan Radar Teknologi Tinggi Sebagai Respon Ancaman Rudal Korea

Seperti semua kendaraan Otokar lainnya, sistem elektronik Akrep II juga dirancang dengan arsitektur sistem terbuka di mana antarmuka elektronik dan manusia dapat dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan