Panglima TNI Janji Kawal dan Selesaikan Kasus Tewasnya Sertu Bayu

Sedang viral di media sosial cuplikan video dari Channel Youtube Panglima TNI, Jenderal Andhika Perkasa, tentang seorang Ibu yang mengadu tentang putranya (Prajurit Kopasssus Sertu Bayu) yang tewas di Papua saat diinterogasi seniornya.

Panglima TNI menyatakan kasus ini sebagai tindak pidana dan akan menjadikanya prioritas untuk dikawal dan diselesaikan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Menjadi perhatian khusus dan prioritas kami di TNI, kasus-kasus hukum tindak pidana yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain,” kata Jenderal Andika lewat kanal YouTube resminya dikutip, Minggu (4/9/2022).

Menurut pengakuan sang Ibu yang didampingi oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Sersan satu (Sertu) Marctyan Bayu Pratama adalah seorang prajurit Kopassus yang diduga meninggal akibat tindakan kekerasan oleh seniornya sendiri saat bertugas di Timika Papua.

Jenderal Andika Perkasa mendengar cerita langsung dari ibu korban mengenai dugaan adanya kejanggalan pada kematian Sertu Bayu serta lambannya penegakan hukum kepada para pelaku.

Menurut pengakuan ibu kandung Sertu Bayu, pada awalnya sang anak terjerat utang piutang dengan para rekannya.

Usai permasalahan utang piutang selesai, Sertu Bayu dituduh menjual amunisi kepada kelompok separatis teroris di Papua sehingga Sertu Bayu diperiksa dan kemudian dinyatakan meninggal pada 8 November 2021.

Dalam potongan video yang viral itu, Panglima TNI menyatakan bahwa inilah kami, Kami masih ada masalah yang harus dibenahi.