Pertamina Siap Beli Dua Ladang Minyak Rusia Setelah Ada Kepastian Harga

foo: Sputnik/ Ramil Sitdikov

Setelah setelah perusahaan minyak asal India. Kali ini perusaaan minyak asal Indonesia, PT Pertamina (Persero) juga berencana membeli sebagian saham dari dua ladang minyak dan gas (migas) di Rusia sebagai tindak lanjut kerja sama dengan Rosneft, demikian hal tersebut dikemukakan Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam, Senin (10/4).

“Saat ini masih belum ada kesepakatan terkait harga. Kami berharap tahun ini dapat menemukan titik terang,” tutur Syamsu Alam seperti yang dilansir Sindo News.

Rusia sedang melakukan proses privatisasi, penjualan ladang minyak dan gas bumi pada perusahaan dari luar negeri.  ONGC Videsh Limited / OVL (Pertamina-nya India) telah membeli 11% saham dari Ladang Minyak Vankor Rusia yang dikelola Vankorneft. OVL akan membayar senilai $930 juta dollar untuk 11% saham tersebut. Menyusul anjloknya harga jual minyak mentah di dunia, langkah yang sama juga ditiru Arab Saudi yang akan menjual saham ARAMCO, perusahaan minyak bumi terbesar di dunia milik kerajaan Arab Saudi.

Ladang minyak Rusia yang akan diakuisisi pertamina berada di daerah pegunungan es. Namun pertamina yakin tidak akan mengalami masalah baik dari sisi teknis maupun teknologi. Adapun yang menjadi kendala saat ini adalah mengenai negosiasi harga yang belum menemui titik temu antara kedua belah pihak.

Syamsu Alam pun menyatakan bahwa Pertamina telah menyiapkan dana untuk membeli sebagian saham dari dua ladang migas tersebut. Namun demikian, ia tidak mengatakan secara rinci berapa dana investasi yang telah disiapkan.

Baca Juga:  Pangeran Arab Saudi Dihukum Mati Karena Bunuh Warga Sipil

“Kami sudah mempersiapkan besarnya investasi. Meski begitu, kami belum bisa memaparkannya karena masih belum ada kesepakatan harga,” tuturnya.

Menurutnya, langkah Pertamina untuk membeli blok migas di luar negeri merupakan komitmen perusahaan untuk merealisasikan target produksi sebesar 1,9 juta barel setara minyak per hari (BOE/D) pada 2025 mendatang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Wakil Presiden Senior untuk Pengembangan Bisnis Pertamina Denie Tampubolon menargetkan Pertamina supaya bisa mendapatkan minyak dari ladang migas di Rusia sebanyak 35 ribu barel per hari dan cadangan migas 200 juta barel setara minyak.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan