Pesawat KF-X/IF-X Bisa Dikembangkan Jadi Generasi Ke-5

KF-X pesawat buatan Korea Selatan yang didalamnya juga turut andil pemerintah Indonesia telah ditampilkan mock.up dan Critical Desaign Review-nya secara komprehensip.

Berikut ini beberapa poin penting dari pesawat yang nantinya untuk versi Indonesia bernama IFX.

1. 9.300 halaman dari 12.000 halaman cetak biru terperinci telah selesai, terhitung sekitar 78% dari proses desain terperinci.

2. Meskipun spesifikasi pasti diklasifikasikan, RF Cross Section (RCS) KF-X dikatakan sekitar 0,5㎡. Menurut Global Security, F/A-18E/F dan Rafale memiliki perkiraan RCS 1㎡. F-15 memiliki 25㎡ sementara F-35 masing-masing memiliki 0,005㎡.

3. KF-X dirancang dengan pengembangan lebih lanjut yang sudah dipikirkan. Ada ruang yang disediakan untuk ruang senjata internal dan KF-X, secara teori, dapat dikembangkan menjadi pesawat tempur gen ke-5 yang lengkap.

4. Sekitar 65% komponen untuk KF-X Blok 0/1 dikembangkan di Korea Selatan. Ini mungkin persentase yang sama dengan Gripen Swedia, yang juga menggunakan campuran komponen asli dan asing yang sempurna.

5. Ketika Korea Selatan memutuskan untuk membeli F-35A pada tahun 2015, Lockheed Martin menjanjikan transfer 25 kategori teknologi. Namun, pemerintah AS menolak transfer 4 kategori: radar AESA, IRST, EOTGP, dan paket EW terintegrasi.

6. Radar multi-fungsi AESA KF-X, yang sedang dikembangkan oleh Hanwha Systems, memiliki 1.088 modul dengan jangkauan 110km terhadap target RCS yang tidak ditentukan. Radar F-35 memiliki 1.200 modul untuk perbandingan.

Baca Juga:  Pasukan OPM Klaim Kuasai Ibukota Kabupaten Nduga, Papua

7. Satu set modul 16-radar untuk radar KF-X berharga sekitar $ 45.000. Modul yang diimpor harganya $ 80.000.

8. Prototipe radar KF-X telah menyelesaikan pengujian berbasis darat dan udara di Israel bekerja sama dengan sistem ELTA. Ini akan mulai pengujian di Korea November ini dan akan diinstal pada pesawat prototipe KF-X pada 2023.

9. Desain eksterior KF-X mengalami 9 perubahan besar sejak desain pertama dipilih oleh ADD. KF-X awalnya berbobot 12,1 ton, tetapi harus mengurangi berat sebanyak 500kg.

10. Total 230.000 komponen individu harus dirancang dengan cermat. Mobil standar memiliki sekitar 20 – 30.000 komponen.

11. 1.250 insinyur sedang mengerjakan proyek KF-X. Prototipe pertama diharapkan akan diluncurkan pada April 2021. 8 model produksi pertama akan dikirim ke Angkatan Udara pada tahun 2026, tetapi mungkin ada penundaan karena sebagian besar negara melakukan pengujian selama 5 – 8 tahun.

Sumber:
– https://news.joins.com/article/23588316
– TSM Vita Novita

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan