Pesawat Rafale Makin Laris, Kini Giliran Irak Yang Resmi Beli

Pesawat tempur buatan Dassault Prancis makin laris manis. Kontrak terbaru pemvelian pesawat generasi 4,5 G itu didapat dari Irak. Belum disebutkan berapa jumlah yang akan dibeli.

Selain pesawat, Menteri Pertahanan Irak, Jumaa Adnan juga melakukan deal untuk mengakusisi radar, rudal pertahanan udara dan Rafale dari Prancis.

Proses pembelian ini tidak datang dengan tiba tiba, sejak 2020 lalu dikatakan dalam sebuah pernyataan 10 November bahwa Angkatan Udara Irak (IQAF) bertujuan untuk menjadi pelanggan ekspor kelima yang dikonfirmasi untuk Rafale.

Pada Januari lalu, disebutkan kontrak pembelian Rafale sudah sangat dekat dan hanya tinggal membahas proses pembayarannya. Menteri Pertahanan Irak memberikan opsi pembayaran dengan pinjaman lunak atau di tukar dengan minyak.

Hal logis ketika Irak membeli Rafale karena negeri 1001 Malam tersebut bisa dibilang pelanggan setia produk Prancis sejak lama. Seperti Angkatan Udara Irak adalah mantan operator terbanyak yang mengoperasikan F1 Mirage setelah Prancis.

Baca Juga:  Pesawat Siluman J-20 China Bayangi F-22 Raptor AS saat Latihan di Korea

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan