PT Dahana Upayakan Produksi Propelan Roket Di Dalam Negeri

PT Dahana (Persero) BUMN Strategis produsen bahan peledak ini sedang mengupayakan penyelesaian proyek pembangunan pabrik propelan untuk kemandirian produksi roket di dalam negeri.

Propelan adalah bahan pendorong peluru atau roket, yang menjadi komponen utama munisi bagi kebutuhan Munisi Kaliber Kecil (MKK) dan Munisi Kaliber Besar (MKB), maupun bahan bakar roket.

Kebutuhannya di dalam negeri selama ini diimpor dari luar negeri, sehingga membebani devisa negara dan rawan embargo. Untuk itu pembangunan Industri propelan menjadi salah satu program prioritas guna mewujudkan kemandirian industri pertahanan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertahanan yang telah memberikan kesempatan kepada Dahana untuk turut serta mewujudkan kemandirian industri pertahanan,” ujar Budi Antono, Direktur Utama PT Dahana dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/10/2020).

Sebagai informasi, pembangunan industri propelan dibagi dalam dua fase yaitu fase 1 propelan munisi dan fase 2 propelan roket. Untuk fase 1 telah diinisiasi oleh KemHan dengan membangun Pabrik Nitrogliserin, Pabrik Acid Plant serta fasilitas pendukung Industri Propelan seperti Gardu Trafo Listrik, Water Treatment Plant, Laboratorium dan Fasilitas Uji Balistik.

Dukungan Pemerintah diperlukan untuk melanjutkan kemandirian industri propelan dengan membangun Pabrik Spherical Powder sehingga Indonesia dapat mandiri serta menimbulkan efek penggentar di Kawasan regional.

Baca Juga:  Kunjungan Kapal Perang Australia ke Jakarta Tandai Stabilitas Hubungan

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan