Ragam Senapan Runduk TNI, Dari Buatan Pindad Sampai Afrika 

NTW-20 adalah Heavy sniper buatan Denel Mechem dari Afrika Selatan yg sdh dimiliki Marinir TNI AL.

Dalam foto tersebut adalah Prajurit dari Batalyon Taifib TNI AL,  tampak memiliki postur tinggi dan berotot, cocok sebagai operator NTW.

Photo by: @agusshooter_007

Serka Agus Supartono saat melatih personil penembak runduk Korpaskhas TNI AU dengan beberapa senapan seperti Zastava M-93 Black Arrow, Accuracy International AW-50, Accuracy International AX-308 dan Denel Mechem NTW-20.

Photo by: @yundakartanegara

Madsen-Saetter machine gun Senapan mesin buatan Denmark ini di produksi PT Pindad berdasarkan lisensi, Senapan mesin ini banyak di gunakan satuan tempur TNI.

Spesifikasi :

Caliber: 7.62×51 NATO, 7.62×63 and others
Weight: 11.6 kg + 16.3 kg tripod
Length: 1290 mm
Barrel length:660 mm
Feed Belt Rate of fire:700 – 1000 rounds per minute.

Foto Prajurit Korpaskhas dengan senapan mesin RPD

RPD (bahasa Rusia : ручной пулемёт Дегтярёва, Ruchnoy Pulemyot Degtyaryova, bahasa Inggris : hand-held machine gun of Degtyaryov) yang dapat diartikan menjadi “senapan mesin tangan Degtyaryov” adalah senapan mesin ringan yang menggunakan peluru kaliber 7,62 x 39 mm M43 buatan Uni Soviet yang dikembangkan oleh Vasily Degtyaryov sebagai pengganti senapan mesin Degtyaryov (DP) yang menggunakan peluru 7,62 x 54 mm.

Baca Juga:  Helikopter Chinook Block 2 Terbang Perdana Dengan Desain Baling-baling Baru

3 Komentar

  1. sepi komentar ….
    Knpa ya….
    Jakarta greater ,, banjir komentar ,,, meski upload berita telat ,,,,dan admin si diego masih kanak kanak

Tinggalkan Balasan