Raja Thailand Bhumibol Adulyadev Wafat

Raja Thailand Bhumibol Adulyadej wafat pada Kamis 13 Oktober 2016 pukul 3 sore. Sang Raja yang dicintai rakyatnya itu meninggal dunia pada usia 88 tahun. Dia telah memimpin Thailand selama 70 tahun menjadikanya raja terlama di dunia saat ini.

“Raja berpulang dalam damai pada pukul 15.52 di Rumah Sakit Siriraj di Bangkok,” demikian pernyataan yang dikeluarkan pihak Kerajaan Thailand, seperti dikutip dari Guardian, Kamis (13/10/2016).

Selama 70 memimpin, Raja Bhumibol telah membawa pertumbuhan ekonomi yang mengagumkan bagi Thailand. Dia juga sukses membawa negaranya melewati masa-masa sulit Perang Dingin dan konflik dengan sejumlah negara tetangga, Laos, Vietnam, dan Kamboja.

Walau sudah melimpahkan kekuasaan eksekutifnya pada Perdana Menteri, Raja Bhumibol tetap menggunakan pengaruhnya untuk membantu rakyatnya melewati sejumlah kisruh eksekutif pemerintahan, termasuk kudeta militer pada Mei 2014 lalu, yang merupakan kisruh yang ke-12 sejak berakhirnya monarki absolut pada 1932.

Gerakan baju pink  tak mampu menyembuhkan Raja.

Saat keadaanya kritis, selain memanjatkan doa bagi kesembuhan sang raja. Rakyat Thailand melakukan gerakan ritual menggunakan baju warna pink.

Warga Thailand percaya bahwa warna pink bisa meningkatkan kondisi kesehatan raja mereka. Gerakan tersebut menjadi viral di sosial media.

Salah satu halaman Facebook, We Love Thai King yang mempopulerkan gerakan baju pink bahkan sudah mempunyai 2,5 juta pengikut.

Warna pink memang pernah beberapa kali dipakai Raja Bhumibol. Apalagi ketika beberapa tahun lalu, astronom Thailand mengatakan, warna tersebut dapat mendatangkan hal baik bagi sang raja.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan