Reytheon-Rheinmetall Tawarkan Ranpur Lynx IFV Ke Amerika Serikat!

Raytheon dan Rheinmetall menawarkan Lynx infantry fighting vehicle (IFV) yang dimodifikasi untuk masuk kedalam kadidat pergantian kendaraan armada M2 Bradley dari U.S Army, dua perusahaan juga sedang berdikusi untuk serius dalam program Optionally Manned Fighting Vehicle (OMFV) Amerik Serikat ini.

Mereka awalnya menawarkan prototipe varian Lynx-41 yang merupakan varian terbaru Lynx dan sudah dimiliki Australian Army, namun tawaran ini ditolak oleh U.S Army pada 1 Oktober 2019 lalu dengan alasan bahwa Lynx-41 tidak cukup agresif dan canggih.

Otomatis saat itu baik Reytheon & Rheinmetall tersingkir dari program OMFV, jadi tersisa hanya ada satu perusahaan General Dynamics Land Systems (GDLS) yang belum tersingkir, sebelumnya juga ada BAE System pun ikut tersingkir. Meski begitu tawaran kendaraan GDLS juga belum memuaskan U.S Army atau belum memenuhi syarat, kesempatan ini kembali diambil oleh Reytheon-Rheinmetall yang kembali menyodorkan Lynx versi modifikasi yang lebih baik ketimbang Lynx-41.

Rencananya, produksi awal dari kendaraan masa depan U.S Army OMFV ini akan dilakukan di TA2026-2028 mendatang.

Baca Juga:  Kacau Balau Sistem Radar Tebaru Amerika

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan