Rumania Ngebet Pengen Beli F-16 Bekas Norwegia

Perkiraan Rumania mengalokasikan total anggaran EUR 454 juta untuk beli pesawat tempur dan sebagian untik membeli pesawat F16 bekas milik Norwegia. Kesepakatan harga antara keduanya ini akan ditentukan melalui negosiasi lebih lanjut. Akuisisi ini akan melibatkan pendapatan yang besar untuk industri Norwegia.

F-16 telah menjadi andalan yang tangguh untuk Angkatan Udara dan pertahanan Norwegia. F-16 telah menjaga kedaulatan wilayah udara Norwegia, serta berpartisipasi dalam sejumlah operasi dan latihan nasional dan internasional hingga sekarang pensiun di pergantian tahun.

Hubungan bilateral antara Norwegia dan Rumania baik. Penjualan F16 ke Rumania akan memberi daya deteren yang signifikan dan cepat dalam kekuatan udara tempur mereka.

Pada tahun 2019 Kementerian Pertahanan menugaskan Badan Material Pertahanan Norwegia untuk mempensiunkan F-16, cara yang paling menguntungkan bagi negara itu daripada mengupgrade pesawat tua tersebut.

“Proses penjualan peralatan militer jenis ini ke negara lain sangat luas, dan ada juga beberapa tawaran dari negara lain. Oleh karena itu, saya sangat senang bahwa Rumania sekarang telah memutuskan untuk membeli pesawat F-16 kami. Jet tempur bekas dari kami termasuk yang terbaik. terpelihara terbaik di dunia dan telah ditingkatkan secara berkala. Saya yakin pesawat kami akan melayani Rumania dengan baik selama beberapa tahun mendatang,” kata direktur Badan Materiel Pertahanan Norwegia, Mette Sørfonden.

Sekarang Rumania telah memutuskan untuk membeli F-16 Norwegia, Badan Materiel Pertahanan Norwegia akan mulai merinci dan menyelesaikan kontrak antara dua negara tersebut. Sebelum pesawat-pesawat tersebut diserahkan ke Rumania, mereka dijadwalkan menjalani perawatan.

Baca Juga:  Di Indonesia Pensiun, Amerika Malah Perpanjang Usia Pesawat F-5 Tiger

“Dalam proses penjualan, penting bagi kami bahwa kontrak tersebut juga akan memberikan pendapatan bagi industri Norwegia. Layanan Pemeliharaan Penerbangan Kongsberg telah dipilih sebagai mitra strategis dan akan memberikan dukungan, pemeliharaan, dan pelatihan personel teknis Rumania,” kata direktur Badan Materiel Pertahanan Norwegia, Mette Sørfonden.

Penjualan kembali F-16 memerlukan persetujuan pihak ketiga dari otoritas AS dan untuk ekspor, seperti dalam hal ini, lisensi ekspor dari Kementerian Luar Negeri juga diperlukan. Dengan demikian ada kontrol ketat atas siapa yang dapat menerima pesawat F-16 Norwegia.

Rencananya, pesawat pertama akan dikirim pada 2023 dan pesawat terakhir akan dikirim pada 2024. Untuk sisa pesawat yang tidak dapat dijual, penilaian keseluruhan akan dilakukan mengenai kemungkinan pameran di museum atau tujuan lain. Di sini juga, persetujuan dari otoritas Amerika dan Norwegia akan diperlukan.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan