Rusia Beri Peringatan Keras, Jika Ukraina jadi Anggota NATO Akan Jadi Perang Dunia III

Ilustrasi Perang Dunia III dengan senjata Nuklir

Sama seperti ketika Pemerintah Amerika Presiden AS John Fitzgerald Kennedy, selama Krisis Kuba 1962, memperingatkan bahwa penempatan rudal Uni Soviet di Kuba akan berarti Perang Dunia 3, Pemerintah Rusia Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan, pada 20 Desember 2021, bahwa jika negara tetangganya Ukraina menjadi anggota NATO itu sama saja dengan menantang Rusia untuk mengobarkan perang Dunia ketiga. Jika Ukraina jadi anggota NATO, akan ada rudal Amerika Serikat (Kemungkinan Patriot) yang itu menjadi ancaman bagi Moskow, karena hanya berjarak 7 menit saja.

Komunisme Soviet telah runtuh tetapi Amerika Serikat (AS) dan sekutunya NATO melanjutkan Perang Dingin melawan Rusia; dan, sekarang, akhirnya setelah puluhan tahun ekspansi AS dan NATO, mereka sampai ke perbatasan Rusia
yaitu Ukraina. Rusia telah memberikan tantangan kepada mereka, sama seperti Amerika telah memberikan tantangan kepada Uni Soviet dan sekutunya, pada tahun 1962, mengenai Kuba.

Media RT News Rusia memasang banner pada 20 Desember, “Rusia menjanjikan ‘tanggapan militer’ untuk ekspansi NATO lebih lanjut”.

Tentu saja, setiap “respons militer” akan melawan NATO — semuanya — dan mungkin dalam waktu kurang dari satu jam, kebanyakan orang di kedua sisi perang nuklir itu akan mati atau ditakdirkan untuk segera mati — dan bahkan di seluruh dunia, akan terjadi menjadi miliaran kematian.

Tidak ada yang bisa menjamin jika terjadi konflik militer antara Rusia dan Amerika (dan ‘sekutunya’ atau negara-negara bawahannya) tidak akan melibatkan senjata nuklir kedua belah pihak. Karena haqqul yakin, pihak mana pun yang akan kalah dalam perang non-nuklir (jika itu terjadi) pasti akan segera melepaskan semua cadangan senjata nuklirnya terhadap pihak lain, dan jual beli tembakan nuklir akan menjadi bagian dari perang AS-NATO vs Rusia.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan