Rusia Kembangkan Selimut Anti Peluru

Institut Riset Ilmiah Baja Rusia telah mengembangkan selimut canggih yang dapat melindungi warga sipil dari tembakan peluru, pecahan kaca, serta serpihan ledakan, Selasa (30/8).

Kain ini berfungsi sebagai selimut antibalistik yang memiliki panjang dua meter dan lebar satu meter ini berbobot sekitar 7,9 kilogram.

Selimut ini dapat disimpan dalam tas dan dapat dibentangkan dengan mudah menjadi layar pelindung yang cukup besar untuk menutupi jendela atau melindungi diri sendiri dan anggota keluarga dari berbagai serangan. Penemuan baru ini dirancang untuk tahan menghadapi tembakan peluru yang bergerak pada kecepatan hingga 500 meter per detik dan berbagai efek ledakan rudal.

Selimut ini merupakan salah satu dari perangkat pelindung yang dirancang khusus bagi warga sipil. Bersama perangkat lain, penemuan ini akan dipamerkan dalam pameran Army 2016 yang digelar di Moskow pada 6-11 September mendatang.

Institut Riset Ilmiah Baja merupakan anak perusahaan Tractor Plants yang mengembangkan sistem perlindungan kompleks untuk tentara dan kendaraan militer. Institusi ini sebagian besar memproduksi zirah balistik, helm pelindung, perisai, serta sistem perlindungan dinamis untuk kendaraan lapis baja di Rusia.

Baca Juga:  Produksi Massal Perdana Pesawat Siluman S-57 Siap Perkuat Militer Rusia

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan