Rusia Segera Kirim Sistem Rudal Pantsir S1 Pesanan Myanmar

Rusia akan mengirimkan sistem pertahanan rudal Pantsir S-1 ke Myanmar sesuai dengan jadwal yang digariskan dalam kontrak penjualan yang telah disepakati, kantor berita RIA mengutip Direktur Layanan Federal Rusia untuk Kerjasama Teknis-Militer mengatakan Rabu waktu setempat.

Sistem senjata yang dipasang di truk digunakan untuk menembak jatuh pesawat, drone, dan rudal jelajah. Diklasifikasikan sebagai senjata jarak menengah, Pantsir adalah senjata artileri permukaan-ke-udara dan anti-pesawat.

Rusia mengatakan memiliki hubungan jangka panjang dan strategis dengan rezim militer Myanmar. Kremlin percaya pihak berwenang melakukan semua yang mereka bisa untuk mencoba menstabilkan apa yang disebutnya situasi di Myanmar.

Myanmar dan Rusia mencapai kesepakatan untuk sistem Pantsir S-1 pada bulan Januari, RIA mengutip keterangan Direktur Layanan Federal Rusia untuk Kerjasama Teknis-Militer Dmitry Shugayev.

“Kami akan memberikan (sistem) sesuai dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan dalam kontrak,” katanya seperti dikutip.

Penjualan itu juga menuai kritik tajam dari aktivis hak asasi manusia yang menuduh Moskow melegitimasi rezim militer Myanmar, yang berkuasa setelah kudeta militer 1 Februari dengan melanjutkan kunjungan bilateral dan kesepakatan senjata, Daily Sabah melaporkan.

Baca Juga:  Ngerii, Rusia Lengkapi Su-57 Dengan Bom Cluster Silumab PBK-500U

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan