Salah Paham, Anggota TNI dan Polri Bentrok di Mamberamo Raya, Papua.

Insiden penembakan kembali terjadi di Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, Minggu (12/4). Penembakan ini merupakan bentrok antara anggota Polri dan TNI. Akibatnya, 3 anggota polisi meninggal.

“Kesalahpahaman antara oknum anggota Pos Satgas Pamrahwan Yonif 755/20/3 Kostrad dengan Anggota Polres Membramo Raya,” kata Kolonel CPL Eko Daryanto, Kapendam XVII/Cenderawasih, Minggu (12/4).

Dari keterangan yang berhasil dihimpun, peristiwa bentrokan berawal dari adanya oknum anggota Polres Mamberamo Bripda Petrus, Sabtu (11/4) tidak bersedia membayar biaya sewa ojek sesuai perjanjian dan mengancam pemilik motor yang bernama Rahman.

Karena takut, Rahman kemudian melaporkan peristiwa yang menimpa dirinya ke anggota TNI di Pos Satgas Pamrahwan Yonif 755 Kostrad.

Mendapat laporan masyarakat, anggota Yonif 755 kemudian berinisiatif mencari pelaku agar bertanggung jawab kepada warga yang dirugikan.

Sempat terjadi keributan antara anggota Polres Mamberano Raya dengan Yonif 755, namun akhirnya permasalahan dapat diselesaikan kedua belah pihak dengan damai.

Hari berikutnya, Minggu (12/4) pos Satgas Yonif 755 mendadak didatangi sekitar 50 personel Polres bersenjata lengkap dan menantang anggota Yonif 755 untuk berkelahi.

Keributanpun kembali terjadi diantara keduanya. Saat anggota Yonif 755 mengeluarkan tembakan peringatan tanpa diduga Bripka Jhon mengeluarkan sebuah pistol lalu diarahkan ke anggota Yonif 755. Baku tembak diantara kedua pihak pun kembali tak terhindarkan.

Akibat bentrokan bersenjata tersebut 2 anggota Polri meninggal An. Briptu MR dan Bripda Y serta 2 anggota lainnya mengalami luka, sedangkan dipihak TNI Kopda G hanya mengalami luka sobek di pelipis akibat pukulan senjata.

Baca Juga:  ​Intip Kekuatan Marinir AS dan Pangkalan Australia, Panglima TNI Nyamar Jadi Turis

Saat ini situasi sudah mulai kembali kondusif setelah pimpinan kedua pihak bertemu dan selanjutnya akan dilakukan penyelidikan.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan