Senjata Luar Angkasa Pertama AS Telah Siap Beroperasi

Satuan perang bintang militer Amerika Serikat atau US Space Force sekarang telah dilengkapi senjata senjata ofensif pertama yang mampu menghancurkan lawan.

Senajata ini telah mencapai sertifikasi IOC (initial operational capability) yaitu sertifikasi kemampuan operasional pada tanggal 9 Maret 2020.

Senjata yang dimaksud adalah Counter Communications System Block 10.2, yang dikembangkan atas kontrak antara L3Harris Technologies dan USAF pada tahun 2014.

Senjata ini adalah sistem jammer komunikasi satelit berbasis darat yang telah di-upgrade. Iterasi pertama dari Counter Communications System mulai digunakan USAF pada tahun 2004, dan sejak itu telah melalui proses upgrade teknik, frequency band, serta teknologi dalam berbagai Block. Block 10.2 sendiri termasuk kapabilitas software baru untuk menangani ancaman serta musuh baru.

Per bulan September 2019, USAF dilaporkan memiliki tujuh sistem Counter Communications System lengkap dengan kemampuan rapid deployment, termasuk lewat airdrop. Pada tahun 2018, Harris telah menerima kontrak senilai $72 juta untuk memulai pengembangan varian Block 10.3.

Semua varian Counter Communications System memiliki dish yang ditempatkan di atas trailer beserta perlengkapan terkait. Counter Communications System memiliki kemampuan untuk mengganggu transmisi dari satelit komunikasi musuh, dan memberikan keuntungan bagi kekuatan US di medan pertempuran. Militer AS telah mendeskripsikan bahwa kemampuan senjata ini tergolong “reversible“, dimana apabila jammer dimatikan, satelit lawan akan kembali berfungsi seperti biasa.

Baca Juga:  Korea Utara Dituduh Meluncurkan Uji Coba Tiga Rudal

US Space Force mmenghindari penghancuran satelit lawan secara fisik di luar angkasa dapat menghasilkan serpihan di angkasa, karena adanya serpihan dapat membahayakan satelit sendiri.

Selain Counter Communications System milik US Space Force, ada juga sistem counter-space electronic warfare bernama Bounty Hunter yang diuji 17th Test Squadron USAF. Namun detil serta kapabilitas Bounty Hunter masih menjadi rahasia.

Sumber: Thedrive,com/LightingIIChan

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan