Serang Suriah Tanpa Izin PBB, Jerman Embargo Turki

Turki mulai menuai badai atas tindakan agresi sepihaknya menyerang wilayah Suriah Utara yang selama ini aman dan damai dikuasai Suku Kurdi.

Setelah Amerika Serikat yabg menjatuhkan sanksi embargo senjata dan ekonomi, kali ini giliran Jerman. Sepertindiberitakan Reuters (13/10/2019)

Melalui Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Jerman akhirnya memutuskan melarang jual beli senjata ke Turki sebagai akibat Operasi Militer sepihak ke Suriah Utara untuk menyerang milisi Kurdi YPG/PKK. “Terhadap serangan militer Turki di Suriah, Pemerintah Federal Jerman memutuskan tidak akan mengeluarkan izin baru untuk semua peralatan militer yang dapat digunakan oleh Turki di Suriah” ungkap Menlu Jerman Heiko Mass yang dibacakan oleh Jubirnya

Menanggapi sanksi tersebut Menlu Turki Mevlut Cavusoglu menyatakan bahwa negaranya tidak terpengaruh oleh Embargo “Apa pun yang dilakukan orang, tidak peduli apakah itu embargo senjata atau apa pun, itu hanya memperkuat kita, Bahkan jika sekutu kita mendukung organisasi teroris, bahkan jika kita berdiri sendiri, bahkan jika embargo diberlakukan, apa pun yang mereka lakukan, perjuangan kita melawan organisasi teroris”

Apa yang dikatakan oleh Mevlut Cavusoglu memang benar adanya Turki tidak terpengaruh oleh Embargo pasalnya Industri Pertahanan Turki sudah pada tahap level dunia, Industri mereka mampu memasok sendiri kebutuhan militernya mulai dari kapal perang, tank, artileri, rudal dan lain sebagainya.

Sebagai catatan pada tahun 2018 lalu Jerman mengekspor senjata senilai 243 juta euro ($ 268 juta) ke Turki pada 2018, terhitung hampir sepertiga dari Total ekspor senjata Jerman.

Baca Juga:  Kapal Selam Kilo Vietnam Yang Terakhir Telah Dikirim

Sumber: world defense news

2 Komentar

  1. Turki bersalah serang kurdi di wilayah Suriah. Sikap Jerman thd Turki benar!. Tetapi bgm sikap Jerman thd Amerika saat menyerang serta menduduki Suriah & negara lain. Bgm pula sikap negara2 UE lain thd agresi militer Amerika?. Adilkah sikap & keputusan mereka?. Apakah yg disebut adil bg mereka adalah sikap & keputusan utk negara lain di saat ada keuntungan utk mereka?.

Tinggalkan Balasan