Setelah 47 Tahun Bertugas, Kapal Selam Nuklir Prancis Dipreteli

Pada hari Kamis, 9 September 2021, program dekonstruksi untuk bekas kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir Prancis (ex-SSBN), mencapai tonggak baru yang dimulai pada September 2018 dalam situs Naval Group di Cherbourg.

Mengikuti Le Tonnant dan L’Indomptable, lambung ketiga, Le Foudroyant, memasuki kolam 5. Pada 24 Oktober 2016, badan pengadaan Prancis memberi tahu Naval Group tentang kontrak untuk mendekonstruksi lambung ex-SSBN yang sebelumnya dibongkar.

Setelah lebih dari 47 tahun bergabung di Angkatan Laut Prancis sejak Juni 1974 dan 23 tahun setelah penarikan dari layanan aktif pada April 1998, Le Foudroyant tiba saatnya untuk dekonstruksi, kapal selam ketiga di seri SSBN Prancis atau generasi pertama yang semuanya dirakit di Cherbourg. Lambung sepanjang 120 meter dan berat 6.000 ton itu memasuki dermaga 5 lokasi Naval Group di Cherbourg pada Kamis 9 September untuk dibongkar seluruhnya.

“Sebagai pelopor dalam teknologi kapal selam angkatan laut, Naval Group telah menguasai seluruh siklus hidup SSBN: desain, produksi, pemeliharaan/peningkatan, pembongkaran, dan dekonstruksi. Berkat keahlian yang kuat ini, Naval Group dengan bangga menjalankan program yang benar-benar baru di Prancis, agen pengadaan Prancis bersama dengan mitranya dan atas nama pelanggannya,” ucap Olivier Lezin, direktur program dekonstruksi eks-SSBN.

Baca Juga:  ​Jet Tempur AV-8B Harrier Amerika Serikat Jatuh di Jepang

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan