Skakmat, Ini Dia Pesawat Tempur Terbaru Jagoan Rusia

Berita yang menjadi perhatian di dunia penerbangan militer saat ini adalah pesawat tempur ringan-menengah baru Rusia buatan yang diberi nama “Checkmate” alias skakmat yang merupakan produk Sukhoi.

Pesawat ini sudah viral duluan seminggu yang lalu di media sosial. Untuk pertama kalinya, desain pesawat dalam keadaan tidak tertutup terungkap sebelum peluncuran resminya. Media The Drive merilis analisisnya pada 18 juli.

Berikut ini beberapa detail baru penampakan si skakmat. Pertama, dapat dipastikan bahwa desain pesawat memiliki air inlet tunggal bersudut yang terletak di bawah badan pesawat bagian depan, [mirip pada pesawat X-32]. Meskipun belum pasti, air inlet tersebut terlihat seperti Diverterless Supersonic Inlet (DSI), yang masuk akal mengingat beberapa petunjuk lain yang ada mengenai keberadaan konsep pesawat tempur bermesin tunggal Rusia dalam pengembangan yang akan memanfaatkan teknologi ini.

Konfigurasi ini akan membantu memberikan aliran udara yang stabil ke mesin di seluruh lingkup operasi yang luas tanpa sistem dan kontrol mekanis yang rumit, tetapi juga akan berfungsi untuk membantu memblokir permukaan bilah kipas mesin dari gelombang radar dari sebagian besar sudut.

Pesawat memiliki kanopi bubble geser ke belakang seperti Su-57 Felon, dimana desain pesawat baru ini kemungkinan memiliki banyak kesamaan arsitektur subsistem dan teknologi lainnya dengan Su-57.

Sistem infrared search and track terpasang di depan kanopi seperti pada semua pesawat tempur modern Rusia. Pesawat memiliki sepasang taileron yang terbentang bersudut, bukan menggunakan stabilizer vertikal dan horizontal tradisional.

Baca Juga:  Petrokimia Tetap Andalkan Babinsa TNI Dalam Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Pesawat ini memiliki garis tubuh yang membentang di sekitar badan pesawat depan dan membentuk leading-edge root extension (LERX). Pesawat juga terlihat memiliki sesuatu yang mirip dengan sedikit ekor perahu, dengan ‘boom’ di setiap sisi mesin utama yang menopang taileron. Sayap terlihat seperti desain delta yang dimodifikasi dengan ujung sayap ‘terpotong’.

Pesawat ini kemungkinan merupakan jawaban produk ekspor untuk desain pesawat tempur canggih ringan-menengah dari Tiongkok, Korea Selatan, dan Turki. Pesawat-pesawat ini, yang semuanya memiliki kemampuan low-observability, ketika masuk ke produksi dan mencapai pasar ekspor, akan mengikis pangsa pasar pesawat tempur Rusia.

1 Trackback / Pingback

  1. Negara Arab Pengen Beli Jet Tempur Skakmat Rusia – MiliterMeter.com

Tinggalkan Balasan