Su-75 Skakmat Rusia Lebih Murah Dari Pesawat Tejas Buatan India Tapi Tetap Enggak Laku

Pesawat tempur generasi ke-5 Rusia yang baru, Su-75 Checkmate, sangat murah, setengah dari harga pesawat tempur siluman FC-31 (J-31) China. Bahkan harga Su-75 lebih murah dari pesawat Tejas MK1 India.

Menurut surat kabar Amerika Defense World, pada Moscow Air Show 2021 (MAKS 2021) terakhir, Rusia meluncurkan pesawat tempur generasi ke-5 Su-75 Checkmate (Skakmat). Su-75 dapat menjadi pesaing utama pesawat tempur siluman FC-31 di pasar senjata internasional. Spesifikasi di atas kertas bahkan lebih unggul dari semua semua pesawat tempur bermesin tunggal di pasar Internasional.

Perusahaan Rusia Sukhoi mengembangkan pesawat tempur Su-75 berdasarkan proyek pesawat taktis ringan. Pakar pertahanan percaya bahwa Su-75 akan menjadi pesaing langsung dari pesawat tempur siluman berukuran sedang FC-31 yang dikembangkan oleh perusahaan Shenyang China di pasar pesawat militer global. Pesawat tempur FC-31 melakukan penerbangan uji coba delapan tahun lalu, dan setidaknya dua hingga tiga prototipe telah diproduksi. Dalam hal kemajuan, FC-31 selangkah lebih maju dari Su-75 Skakmat.

Namun, karena Su-75 dibuat oleh pabrikan Sukhoi, kecil kemungkinan FC-31 akan tersedia di pasar internasional sebelum Su-75 Checkmate. Prototipe ini diharapkan terbang untuk pertama kalinya pada tahun 2023, dan pengiriman akan dimulai pada tahun 2026.

Harga pesawat tempur Su-75 juga sangat menggiurkan, menurut informasi harga pesawat ini hanya 25-30 juta USD. Di sisi lain, harga masing-masing FC-31 diperkirakan sekitar $70 juta, bukan harga yang murah, untuk pesawat tempur buatan China.

Baca Juga:  Jerman Izinkan Hungaria Memproduksi Panser Lynx KF41

Namun yang jadi masalah, sampai sekarang belum ada pesanan yang masuk ataupun minat dari negara-negara lain terhadap pesawat ini. Dan jika tidak ada pesanan, bukan tidak mungkin pesawat ini akan gagal diproduksi.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan