Taiwan Uji Coba Rudal Yang Mampu Capai China Daratan

Taiwan dilaporkan telah melakukan uji coba penembakan rudal baru yang mampu menyerang sasaran di dalam China, yang akan segera memasuki produksi massal.

Institut Sains dan Teknologi Nasional Chung-Shan (NCSIST) dikatakan telah menembakkan sejumlah rudal dan roket jarak menengah awal bulan ini di pangkalan militer Jiupeng (九 鵬) di Pingtung, kabupaten paling selatan Taiwan, tulis portar berita UDN .

Tes tersebut diyakini termasuk rudal Yun Feng (雲峰), rudal jelajah serangan darat supersonik yang memiliki jangkauan 1.500 kilometer. Rudal itu, dilengkapi dengan mesin ramjet, dapat membawa hulu ledak semi-lapis baja yang menusuk dan hulu ledak yang terfragmentasi.

Su Tzu-yun (蘇紫雲), seorang analis senior di Institut Penelitian Pertahanan dan Keamanan Nasional (INDSR), mengatakan rudal permukaan-ke-permukaan dapat dikerahkan untuk melemahkan kemampuan tempur Militer China . Senjata itu diyakini dapat menyerang sasaran strategis termasuk bandara, pelabuhan, dan pangkalan komando yang berlokasi di Cina daratan bagian tengah, kata Su mengutip CNA.

Sistem rudal darat termasuk Yun Feng dan rudal jelajah lainnya adalah aset vital arsenal Taiwan ketika terlibat dalam perang asimetris melawan China nantinya, kata Su. Karena Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLAAF) merupakan ancaman terbesar bagi Taiwan jika terjadi konflik militer, negara pulau itu akan dapat mempertahankan diri dengan lebih baik jika bisa melancarkan serangan terhadap pangkalan udara AU China.

Baca Juga:  Filipina Incar Kapal Selam Scorpene Perancis

NCSIST telah menolak untuk mengomentari laporan uji coba rudal, karena ini masalah sangat sensitif, selain rahasia negara juga bisa mengundang kemarahan China Daratan.

Kedua negara China, Taiwan dan Beijing, masih menyisakan sisa-sisa perang saudara antara Partai Komunis China dan Partai Chiang Kai Sek.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan