Tak Pedulikan Ancaman AS, Filipina Tetap Menanti Kiriman Helikopter Mi-17 Buatan Rusia

Walau berada dalam tekanan sanksi dari Amerika Serikat (AS) terkait pembelian helikopter buata Rusia, Filipina tetap bergeming dan akan melanjutkan kontrak pembelian Helikopter Mi-17.

Angkatan Udara Filipina (PAF) diperkirakan akan mulai menerima tahap pertama dari 17 helikopter angkut multiperan bermesin ganda Mil Mi-17 baru dari Rusia pada akhir tahun 2023, di tengah konflik Ukraina yang terus berlanjut.

Pada 10 Maret Menteri Pertahanan Nasional Filipina Delfin Lorenzana mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada media bahwa kontrak dan uang muka awal untuk proyek akuisisi Mi-17 telah selesai sebelum Rusia memulai operasi militernya di Ukraina.

“Kami menjunjung tinggi kewajiban kontrak kami dan memperhatikan keadaan yang dapat mempengaruhi proyek. Saat ini, tanggung jawab untuk memenuhi kepatuhan dan hasil di bawah kontrak berada di pihak Rusia.”

Baca Juga:  Turki Bantah Bernegosiasi Dengan Maroko Untuk Penjualan Kapal Perang

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan