Tank Amfibi Ringan Tipe 63A China Isi BBM di Laut

China Defense Blog pada 22 Agustus 2020 merilis foto-foto tentang sebuah tank Amfibi Ribgan Tipe 63A buatan China yang sedang mengisi BBM di Luat.

Tidak terdapat informasi lebih lanjut mengenai kapan atau dimana kegiatan tersebut dilakukan. Type 63A adalah versi perbaikan dari Type 63 dengan fitur-fitur baru untuk meningkatkan performa amfibi di laut.

Tank amfibi ringa Type 63A adalah varian yang ditingkatkan secara radikal dari tank Type 63. Type 63A mulai dioperasikan oleh Angkatan Darat China pada tahun 1997. Lebih dari 300 tank ringan ini dibuat untuk Angkatan Darat China. Beberapa sumber melaporkan bahwa tank ringan ini telah diekspor ke Venezuela. Saat ini, sangat sedikit negara yang mengembangkan tank amfibi dan China adalah salah satunya.

Type 63A adalah tank ringan amfibi lapis baja ringan dengan hull seperti kapal. Suspensi terdiri dari 6 road wheel di setiap sisinya. Sebuah turret welded yang didesain ulang dari Type 63 asli dipasang di tengah hull, dengan mesin terletak di bagian belakang. Type 63A memiliki 2 tangki apung tambahan untuk meningkatkan stabilitas kendaraan di air. Ada 3 saluran air di kedua sisi lambung. Dua water jet dipasang di bagian belakang hull.

Type 63A menggunakan turret welded yang diperbesar menggantikan turret Type 63 asli. Type 63A tersebut menggunakan meriam laras 105 mm yang distabilkan dua axis menggantikan meriam 85 mm. Meriam berulir 105 mm tersebut mampu menembakkan amunisi Armor Piercing Stabilized Discarding Sabot (APFSDS), High Explosive (HE), dan High-Explosive Anti-Tank (HEAT). Tank membawa 45 peluru yang dibawa di dalam kendaraan. Amunisi APFSDS mampu menembus lapis baja setebal 400 mm atau menghancurkan bunker beton bertulang dari jarak 2.000 m.

Baca Juga:  Kenapa Pilot Pesawat Tempur Meneriakkan “Fox” Ketika Menembak Rudal?

Peningkatan kemampuan tank Type 63A memungkinkan kendaraan tersebut untuk melakukan operasi amfibi dari kapal perang amfibi pada jarak 5-7 km ke pantai dengan kecepatan 28 km/jam.

Sumber : armyrecognition.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan