Tegang Dengan Rusia, Swedia Tingkatkan 40% Anggaran Pertahanan

Swedia akan meningkatkan pengeluaran militer sekitar 40% dalam lima tahun ke depan dan menggandakan jumlah orang yang wajib militer dalam Angkatan Bersenjatanya, bertujuan untuk memperkuat pertahanannya di tengah meningkatnya ketegangan dengan Rusia, kata Pemerintah Swedia.

Negara di Skandinavia tersebut sebenarnya bukanlah anggota NATO, tetapi menikmati hubungan dekat dengan Aliansi Atlantik Utara tersebut, Swedia sendiri sejak Perang Dingin telah mengurangi jumlah personelnya demi penghematan uang.

Menteri Pertahanan Kerajaan Swedia yaitu Peter Hultqvist, kepada wartawan, Kamis, mengatakan “Kami memiliki situasi di mana pihak Rusia bersedia menggunakan cara militer untuk mencapai tujuan politik”.

Dia mengatakan akan mengajukan proposal peningkatan atau penambahan anggaran militer sebesar Kr27,5 Miliar (Rp45,6 Triliun) pada tahun 2025 mendatang. Meningkatnya aktivitas Rusia di kawasan Laut Baltik telah mendorong Swedia ke dalam percepatan program persenjataan kembali, termasuk pembelian sistem pertahanan udara Patriot dari Amerika Serikat.

Pemerintah mengatakan anggaran militer akan ditingkatkan antara 2021 dan 2025, dan akan mendanai penambahan personel militer menjadi sekitar 90.000 dari 60.000 orang, termasuk brigade mekanis baru dengan artileri terbaru. Angkatan Laut Swedia sendiri akan menambahkan jumlah kapal selamnya me jadi lima unit dan adanya upgrade korvet kapal.

Sumber: theguardian.com

Baca Juga:  Selamat Usai Ditembaki, Pembelot Korut Kapok Jadi Tentara

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan