Thailand Sukses Uji Tembak Roket DTI-2 122 Buatan Sendiri

Defense Technology Institute (DTI) Thailand dilaporkan telah melakukan uji tembak roket DTI-2 122mm buatan lokal yang ditembakkan dari Mobil Lapis Baja Panser APC (Armored Personnel Carrier) beroda rantai Type 85 dan truk MLRS SR4 4×4 MLRS buatan China di fasilitas menembak Pusat Artileri Angkatan Darat Kerajaan Thailand, provinsi Lopburi, pada bulan Agustus lalu.

DTI-2 merupakan generasi kedua dari roket 122mm yang dikembangkan oleh industri pertahanan Thailand dan Defense Technology Institute Thailand.

DTI-2 adalah proyek penelitian dan pengembangan sistem roket peluncur majemuk yang dirancang dan dikembangkan oleh DTI dari proyek DTI-1. Pada saat proyek tersebut dilaksanakan selama 2010-2014, DTI mengeksplorasi dan menganalisis penelitian dan pengembangan pengetahuan untuk merancang sistem peluncur roket “DTI-2,” yang merupakan peluncur roket majemuk darat 122 mm dengan jarak tembak 10 km, dan juga mengembangkan platform peluncuran tipe beroda rantai dan mockup tabung roket untuk digunakan dalam uji statistik dan dinamis.

Pada tahun 2016, DTI terus melakukan penelitian dan pengembangan roket 122 mm DTI-2 dengan jarak tembak berbeda untuk uji statistik dan dinamis, melaksanakan desain detail dan gambar cetak biru sistem tembak dengan penyediaan alat dan perlengkapan untuk mengakomodasi prototipe roket 122 mm dengan jarak tembak 10 km. DTI juga mengembangkan sistem penembakan dan tabung peluncuran seperti yang tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara Royal Thai Army dan DTI di Kao Pu-Loan Artillery Center di Lopburi.

Baca Juga:  Iran Klaim Drone Amerika Ditembak Rudal Khordad 3 Buatan Dalam Negeri

Dua jenis kendaraan tempur digunakan untuk menguji coba roket DTI-2 122mm buatan lokal termasuk kendaraan T-85 yang didasarkan pada APC lapis baja beroda rantai Type 85 buatan Tiongkok yang juga disebut di Tiongkok sebagai Type YW 531 H dan MLRS SR4 4×4 dalam kedinasan AD Thailand. Kendaraan T-85 pertama kali diperkenalkan pada November 2015 pada Pameran Pertahanan & Keamanan di Thailand. SR4 adalah sistem roket peluncuran ganda beroda ban yang dikembangkan oleh industri pertahanan Tiongkok. Pada 2012 Thailand memesan 4 sistem roket artileri ini, yang dikirim pada 2013. SR-4 memiliki dua pod dengan masing-masing 20 tabung yang menembakkan roket artileri 122 mm.

Sumber : armyrecognition.com via TSM

2 Komentar

  1. Masih unggul MLRS r-han..karena kita punya daya/bahan pledak maksimum..makanya rank dibawah 25 km..untuk itu masih dikembangkan..

Tinggalkan Balasan