TNI AU Berencana Bangun Pangkalan Udara Di Kawasan Ibukota Baru

Tim Survei Markas Besar (Mabes) TNI AU melakukan kunjungan ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Kunjungan tersebut dilakukan guna mengecek persiapan pembangunan pangkalan dan lapangan udara di wilayah calon ibu kota baru.

Ketua Tim Survei Kolonel Penerbang (Pnb) Joko Sugeng mengatakan, TNI AU juga akan membangun fasilitas pertahanan udara berupa pangkalan dan landasan udara tipe A yang ideal. Pembangunan fasilitas militer itu agar dapat terhubung dengan kepentingan pertahanan udara yang ada.

“Landasan yang akan dibangun nantinya adalah tipe besar bukan tipe kecil ataupun sedang. Landasan besar ini nantinya juga akan digunakan sebagai tempat pendaratan pesawat VVIP, baik untuk Presiden atau Wapres, maupun tamu tamu negara lainnya,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Landasan udara di Kabupaten PPU, Joko mengatakan, juga akan menjadi bandara ketiga terbesar di Kalimantan Timur. Sebelumnya ada Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan dan Domestik di Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Samarinda.

“Dalam kesempatan ini kami mohon izin untuk memperoleh data-data pembagian wilayah PPU yang eksisting mulai dari kecamatan, batas-batas wilayah kecamatan dan sebagainya sehingga dapat kami sajikan kepada pimpinan,” tuturnya.

Menanggapi itu, Wakil Bupati PPU Hamdam berjanji akan memberikan apa saja informasi yang dibutuhkan TNI AU. Terkhusus, seputar Kabupaten PPU yang telah ditunjuk sebagai salah satu lokasi calon ibu kota negara yang baru.

Baca Juga:  13 Anggota Kopassus TNI Berhasil Bebaskan Sandera Serta Kuasai Kimberly dan Bunti

“Semoga melalui kunjungan ini selain bersilaturahmi, Tim juga dapat memperoleh informasi-informasi yang diperlukan di Kabupaten PPU sebagai lokasi pembangunan Pangkalan udara,” ujarnya.
Sumber : inews.id

1 Komentar

  1. Lebih baik di luar ibu kota/pinggiran ibu kota, takutnya seperti yang sudah sudah nanti jd rebutan pebisnis seperti bandara Halim jika ibu kota sdh ramai dan sesak..

Tinggalkan Balasan