Turki Bantah Bernegosiasi Dengan Maroko Untuk Penjualan Kapal Perang

Laporan tentang negosiasi antara Maroko dan Turki untuk pembelian tujuh kapal serang cepat (FAC) dan korvet oleh negara Maghreb dibantah oleh sumber pertahanan Turki pada hari Kamis.

Sebelumnya, situs berita berbahasa Prancis, Le360, yang menerbitkan berita terkait Maroko dan Afrika, melontarkan tuduhan tersebut sambil mengutip situs lain bernama Tactical Report.

Sumber pertahanan yang ditanyakan oleh Daily Sabah sepenuhnya membantah negosiasi tersebut.

Tactical Report awalnya mengklaim bahwa kapal angkatan laut akan diperoleh dari Galangan Kapal Gölcük di barat laut Turki.

Negosiasi antara Angkatan Laut Kerajaan Maroko dan Turki dimulai Oktober lalu, dan nilai total kesepakatan itu dikatakan sekitar $222 juta dengan pengiriman dijadwalkan untuk paruh kedua 2022, kata Le360 pada Rabu.

Angkatan Laut Maroko saat ini memiliki armada empat kapal patroli kelas Lazaga, dan negara tersebut kemungkinan akan mencari untuk mengganti kapal-kapal ini karena memiliki teknologi yang ketinggalan zaman dan biaya perawatan yang semakin tinggi.

Ketujuh FAC adalah varian yang ditingkatkan dari kapal serbu kelas Kılıç II dan memiliki ukuran dan kemampuan yang sama dengan kapal yang beroperasi dengan Angkatan Laut Turki, Tactical Report juga mengklaim.

Baca Juga:  Rusia Tuding Amerika Pasok Senjata ke Pasukan Khusus Ukraina

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan