Turki dan Proksinya Siap Gempur Etnis Kurdi Suriah, Rusia Siap Bantu Melawan

Sementara perang Rusia sibuk menyerang Ukraina, Turki sepertinya ingin memanfaatkan kesempatan itu untuk meluaskan jajahanya di wilayah negara Suriah melalui kelompok-kelompok Proksi dukunganya. Dengan alasan klasik, memburu pejuang etnis Kurdi.

Proksi Turki di Suriah telah bersiap untuk mengambil bagian dalam setiap operasi baru Turki melawan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang mayoritas anggotanya Etnis Kurdi.

Pada tanggal 2 dan 3 Juni, Komite Revolusioner untuk Pembebasan dan Gerakan Pembebasan, dua koalisi semi-independen yang terdiri dari beberapa faksi dari Tentara Nasional Suriah yang didukung Turki, berbagi foto yang menunjukkan persiapan berkelanjutan mereka untuk kemungkinan operasi melawan Kurdi SDF.

Foto-foto tersebut menunjukkan ratusan gerilyawan dukungan Turki yang dipersenjatai dengan senjata berat seperti senapan mesin berat yang dipasang di truk, tank tempur dan mortir dan howitzer melakukan latihan tembakan langsung di Suriah utara dan timur laut.

Persiapan untuk operasi baru melawan SDF dimulai bulan lalu, ketika Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa negaranya akan bergerak untuk menyelesaikan pembuatan zona aman sepanjang 30 kilometer di Suriah.

Baru-baru ini, Erdogan mengungkapkan bahwa target utama dari setiap operasi baru di Suriah adalah kota Tell Rifaat dan Manbij yang dikuasai SDF di pedesaan utara Aleppo.

SDF telah bersiap untuk menghadapi operasi baru oleh militer Turki dan proksinya. Tentara Rusia dan Suriah, juga mempertahankan kehadirannya di daerah-daerah yang dikuasai oleh kelompok SDF di Suriah utara dan timur laut, juga telah mengambil langkah-langkah untuk menghalangi Turki. Misalnya, Rusia baru-baru ini mengerahkan jet tempur, helikopter serang, dan sistem pertahanan udara di Bandara al-Qamishli di wilayah timur laut.

Baca Juga:  Pasukan Suriah Yang Disokong Iran Makin Mendekati Perbatasan Israel

Rusia telah memperingatkan Turki bahwa operasi baru melawan SDF akan menyebabkan bencana kemanusiaan di Suriah. AS, pendukung utama SDF jjuga membuat peringatan serupa kepada Turki.

Akan menarik melihat Amerika Serikat dan Rusia bekerja sama memback up SDF melawan Turki dan Proksinya dalam perebutan kekuasaan di provinsi kaya Minyak dan Gas milik Suriah. Oooya sekedar mengingatkan, Turki saat ini sedang dilanda inflasi besar-besaran.

1 Trackback / Pingback

  1. Dua Tentara Turki Tewas di Wilayah Irak Dalam Perang Lawan Etnis Kurdistan – MiliterMeter.com

Tinggalkan Balasan