Turki Sukses Uji Tembak Perdana Rudal S-400 Buatan Ruaia

Turki dilaporkan telah melakukan pengujian pertama sistem pertahanan udara S-400 yang dibelinya dari Rusia, kemarin (16/10).

Pada 16 Oktober, foto dan video dari yang diduga merupakan pengujian tersebut beredar di media sosial menunjukkan asap yang menjulang ke langit. Menurut laporan media Turki pekan lalu, sistem pertahanan udara S-400 diangkut ke Sinop yang terletak di pantai Laut Hitam. Otoritas Turki telah menutup daerah tersebut dari tanggal 13-16 Oktober dengan mengatakan bahwa didaerah tersebut “akan dilakukan latihan penembakan” di wilayah tersebut. Daerah itu juga telah dinyatakan “berbahaya” bagi kegiatan pelayaran.

Sebelumnya, seorang pejabat pemerintah mengatakan kepada Turkish Minute bahwa 10 drone target udara Banshee telah dikirim ke Sinop untuk pengujian S-400. Pengujian akan dilakukan untuk memeriksa kesiapan tempur S-400, kemampuan radar untuk mendeteksi dan melacak target, kemampuan sistem komunikasi, serta memeriksa sistem fire control.

Rudal dari sistem pertahanan udara S-400 Turki berhasil menghancurkan tiga target udara dalam pengujian pertama setelah Ankara membeli sistem pertahanan udara tersebut dari Rusia pada 2019.

S-400 diuji dari dekat kota Sinop di utara negara itu, sebuah sumber di lingkaran militer dan diplomatik Turki mengatakan kepada TASS pada hari Jumat (16/10).

“Tiga rudal sistem rudal anti-pesawat S-400 diluncurkan. Semuanya berhasil mengenai target yang ditentukan,” kata narasumber itu.

Konfirmasi kepada TASS menunjukkan bahwa para ahli Rusia kemungkinan juga terlibat dalam pengujian tersebut. Informasi tentang peluncuran tersebut belum dirilis secara resmi oleh Kementerian Pertahanan Turki.

Baca Juga:  Su-35 Rusia Permainkan P-8A Poseidon, Amerika Protes

Sumber : defenseworld.net via FP TSM Angga

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan